Berita

Mulai 2026, Bali Akan Periksa Rekening Tabungan Turis Asing untuk Pariwisata Berkualitas

Advertisement

Pemerintah Provinsi Bali merancang kebijakan baru untuk wisatawan mancanegara pada tahun 2026. Kebijakan ini mencakup pemeriksaan rekening tabungan wisatawan asing yang berlibur di Pulau Dewata. Gubernur Bali, Wayan Koster, menjelaskan bahwa salah satu aspek yang akan diperhatikan untuk mewujudkan pariwisata berkualitas adalah jumlah dana yang dimiliki wisatawan dalam tiga bulan terakhir di buku tabungan mereka.

Pemeriksaan Menyeluruh untuk Wisatawan

Selain memeriksa riwayat tabungan, setiap turis asing yang hendak memasuki Bali juga akan diverifikasi mengenai durasi tinggal yang direncanakan. Pemprov Bali juga akan meninjau aktivitas yang akan dilakukan selama kunjungan. “Ini supaya terkontrol semua, seperti juga kalau kita berwisata ke negara lain, dengan kebijakan negara lain seperti itu kita akan melakukan hal yang sama,” ujar Koster.

Dalam kesempatan tersebut, Koster memaparkan data kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang tahun 2025. Tercatat sebanyak 7,050 juta orang datang melalui jalur udara dan 71 ribu orang melalui jalur laut. Angka kunjungan ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah kepariwisataan Bali, menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun pasca-pandemi COVID-19 mereda.

Advertisement

Fokus pada Kualitas Pariwisata

Koster mengakui bahwa peningkatan jumlah wisatawan terkadang dibarengi dengan berbagai persoalan, seperti sampah dan kemacetan yang kerap dikeluhkan. Oleh karena itu, pada tahun ini, Pemprov Bali ingin memastikan terciptanya pariwisata yang berkualitas, bukan hanya kuantitas semata. “Ke depan ini kita akan mulai mengarah kepada pariwisata berkualitas, jadi tidak secara jumlah semata, tapi yang berkualitas yang dirancang melalui peraturan daerah itu tata kelola kepariwisataan,” jelas Koster.

Kebijakan baru ini diharapkan dapat meningkatkan standar pariwisata Bali, menarik wisatawan yang memiliki daya beli lebih tinggi, dan pada akhirnya memberikan dampak ekonomi yang lebih positif bagi masyarakat setempat.

Advertisement