Banjir kembali merendam sejumlah Rukun Tetangga (RT) di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat. Genangan air ini terjadi akibat meluapnya Kali Angke yang tidak mampu menampung debit air, Jumat (20/2/2026).
Kondisi Banjir di Rawa Buaya
Pantauan di lokasi, tepatnya di RT 12 dan RT 16, RW 04 Rawa Buaya, pada pukul 13.40 WIB, banjir masih menggenang dengan ketinggian air mencapai sekitar 70 sentimeter. Air luapan kali tersebut bahkan telah masuk ke dalam rumah-rumah warga, memaksa mereka untuk segera menyelamatkan barang-barang berharga.
Para pemilik kendaraan roda dua juga terlihat sigap memindahkan motor mereka ke area jalan yang lebih tinggi dan bebas banjir. Upaya evakuasi barang dan kendaraan ini dilakukan warga untuk meminimalisir kerugian akibat genangan air.
Kronologi Banjir Menurut Warga
Salah seorang warga, Ahmad, menjelaskan bahwa banjir mulai merendam kawasan tempat tinggalnya sejak dini hari. “Dari tadi, tadi pagi. Oh habis sahur ya. Habis sahur itu sudah mulai naik sih,” ungkap Ahmad saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut Ahmad, ketinggian air terus bertambah dan mencapai puncaknya sekitar pukul 11.00 WIB. “Ya dari sebelum jumatan ini nih, airnya masih tinggi,” tambahnya, menggambarkan kondisi banjir yang belum juga surut.
Sebelumnya, banjir serupa juga dilaporkan terjadi di kawasan Kebon Pala, Jakarta Timur, yang terendam sejak waktu sahur dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. Kejadian ini menyoroti kerentanan wilayah Jakarta terhadap banjir, terutama saat musim hujan.






