CIBINONG, BOGOR – Aksi pencurian menggemparkan dunia pendidikan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Puluhan perangkat elektronik dilaporkan hilang dari sejumlah ruang di Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Cibinong. Pelaku membobol ruang laboratorium komputer, ruang kepala sekolah, ruang guru, hingga dapur sekolah.
Rincian Kerugian yang Fantastis
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo merinci kerugian yang dialami sekolah. “Di ruang kepala sekolah 1 unit sound system, 1 proyektor, 1 printer, dan 1 unit pengeras suara,” ungkapnya pada Jumat (20/2/2026).
Tak hanya itu, laboratorium komputer menjadi sasaran utama. Pelaku berhasil membawa kabur 24 unit komputer pribadi (PC). “Selain itu, pelaku membawa kabur 60 unit tablet dan 2 unit pengeras suara,” tambah AKP Anggi.
Aksi keji ini juga merambah ke fasilitas lain. Dari dapur sekolah, pelaku menggondol 1 buah tabung gas 3 kg dan 1 unit penanak nasi (rice cooker). Sementara di ruang guru, 1 unit proyektor dan 1 unit televisi turut menjadi korban.
Barang bukti yang berhasil diamankan polisi antara lain: “1 pasang gerendel pintu, 1 buah gembok, 1 buah tutup gembok, pecahan isi gembok, 1 buah pisau dapur dan cutter, kepala palu, dan serpihan isi gembok,” jelas AKP Anggi.
Viral di Media Sosial
Sebelumnya, peristiwa pencurian di SDN Karadenan 01 Cibinong, Bogor, ini sempat viral di media sosial. Video yang beredar menampilkan hilangnya puluhan perangkat elektronik, mulai dari komputer hingga tablet.
Dalam narasi video tersebut, disebutkan bahwa 24 unit komputer, 60 tablet, TV, pengeras suara, proyektor, penanak nasi, hingga tabung LPG 3 kg raib digondol maling. Peristiwa ini diduga terjadi pada Senin (16/2) dini hari.
Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan
Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Cibinong Kompol Jony Handoko menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif. “Masih dalam lidik (penyelidikan), nunggu kepala sekolah buat laporan,” ujar Kompol Jony saat dikonfirmasi terpisah.
Pihak kepolisian masih menunggu laporan resmi dari pihak sekolah untuk mempercepat proses penyelidikan dan mengungkap pelaku di balik aksi perusakan dan pencurian ini.






