Abu Dhabi – Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UEA), Judha Nugraha, menyambut baik kunjungan kerja Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, yang dijadwalkan menghadiri Zayed Award 2026. Kegiatan ini merupakan ajang penghargaan bagi individu dan organisasi yang berkontribusi dalam isu-isu kemanusiaan.
Judha Nugraha menyampaikan hal tersebut usai menerima kunjungan Megawati di KBRI Abu Dhabi pada Senin (2/2/2026). Ia mengungkapkan bahwa Megawati pernah menjabat sebagai juri Zayed Award pada tahun 2024. Pada kesempatan itu, dua organisasi Indonesia, yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, berhasil meraih penghargaan.
“Dan dari sisi Indonesia, pada saat itu juga ada pemenangnya. Ada dua pemenang, yaitu dari Muhammadiyah dan juga dari Nahdlatul Ulama. Tentu ini merupakan kebanggaan bagi kita karena organisasi Islam yang ada di Indonesia juga diakui melakukan berbagai macam kegiatan kemanusiaan dan ini sudah diakui secara internasional,” ujar Judha Nugraha, Dubes Indonesia untuk UEA.
Lebih lanjut, Judha Nugraha menyatakan dukungan penuh terhadap peran serta Indonesia dalam forum internasional yang diselenggarakan di Abu Dhabi tersebut. “Dan tentu kita sangat mendukung sekali peran serta lebih lanjut Indonesia dalam berbagai macam kegiatan Zayed Award for Human Fraternity,” tuturnya.
Agenda Megawati di Abu Dhabi
Selama berada di Abu Dhabi, Megawati Soekarnoputri dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda penting. Salah satunya adalah menjadi pembicara pada Majelis Persaudaraan Umat Internasional.
“Ibu Megawati diundang oleh panitia Zayed Award untuk menghadiri serangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Zayed Award mulai dari tanggal 3 Februari, di mana Ibu Mega akan diminta tampil sebagai pembicara utama di dalam majelis Zayed Award yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 Februari tersebut,” jelas Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah, dalam keterangan pers di Abu Dhabi, UEA, Minggu (1/2).
Pada tanggal 4 Februari, Megawati akan menghadiri prosesi pengumuman dan pemberian hadiah bagi para pemenang Zayed Award. Sehari berikutnya, ia akan berpartisipasi dalam diskusi roundtable yang dihadiri oleh tokoh-tokoh dunia.
Selain itu, Megawati juga diagendakan bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi UEA, Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan bilateral sebelumnya yang telah dilaksanakan pada tahun 2025.
“Ibu Mega dijadwalkan akan ketemu dengan Pangeran Khaled dalam satu pertemuan bilateral yang merupakan kelanjutan dari pertemuan beliau dengan Pangeran Khaled pada tahun 2025 yang lalu,” ungkap Basarah.






