London – Chelsea harus menelan pil pahit setelah ditahan imbang 2-2 oleh Leeds United di Stamford Bridge, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB. Manajer Chelsea, Liam Rosenior, mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap kelengahan timnya yang berujung pada hilangnya keunggulan.
Petaka Enam Menit
Pertandingan lanjutan Premier League ini sempat berjalan mulus bagi tuan rumah. Chelsea berhasil unggul 2-0 hingga memasuki babak kedua. Namun, momentum pertandingan berbalik secara dramatis dalam rentang waktu enam menit.
Lukas Nmecha berhasil memperkecil ketertinggalan Leeds pada menit ke-67, disusul gol penyama kedudukan dari Noah Okafor pada menit ke-73. Kedua gol tersebut membuat skor imbang 2-2 dan mengakhiri perlawanan Chelsea.
Kekecewaan Manajer
Liam Rosenior menyatakan kekecewaannya yang mendalam atas hasil akhir tersebut. Ia menilai timnya telah mendominasi jalannya pertandingan dan seharusnya mampu mengamankan tiga poin penuh.
“Enam menit. Enam menit lengah. Padahal kami memegang kendali permainan,” ujar Rosenior kepada TNT Sports.
Rosenior menekankan pentingnya kesiagaan selama 90 menit penuh untuk mencapai performa yang diinginkan.
“Saya tidak ingin bicara soal sepakbola. Kalau kami ingin membaik dan sampai ke posisi yang kami kira kami mampu, kami harus memastikan kami selalu siaga selama 90 menit. Sesederhana itu.”
Ia menambahkan bahwa hasil imbang ini terasa seperti memberikan poin cuma-cuma kepada tim tamu.
“Kecewa banget karena permainan yang kami tampilkan luar biasa dan kami seharusnya dapat tiga angka. Dan sekarang kami tidak mendapatkannya karena dua momen dalam pertandingan yang tidak kami atasi dan kami memberi satu poin kepada Leeds, kami menghadiahkan mereka poin,” tuturnya.
Posisi Klasemen
Akibat hasil imbang ini, Chelsea masih tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 44 poin dari 26 pertandingan. Mereka tertinggal satu poin dari Manchester United yang berada di posisi keempat.






