Sepakbola

Pelatih Inter Milan Akui Arsenal dan Bayern Muenchen Tim Terkuat Eropa Saat Ini

Advertisement

Milan – Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan pujian setinggi langit kepada calon lawannya di Liga Champions, Arsenal. Chivu menyebut The Gunners sebagai salah satu tim terkuat di Eropa saat ini, sejajar dengan Bayern Muenchen.

Inter Milan Hadapi Ujian Berat di Liga Champions

Inter Milan dijadwalkan akan berhadapan dengan Arsenal dalam lanjutan Liga Champions di Stadio Giuseppe Meazza, Milan, pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Pertandingan krusial ini akan dimulai tepat pukul 03.00 WIB.

Arsenal menunjukkan performa impresif di fase grup Liga Champions musim ini. Tim asal London Utara itu berhasil menyapu bersih enam pertandingan dengan kemenangan, mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen Grup Liga Champions dengan raihan 18 poin sempurna.

Chivu Puji Investasi dan Identitas Arsenal

Menanggapi kekuatan calon lawannya, Chivu tidak ragu memberikan penilaian tinggi. Ia mengakui bahwa Arsenal telah melakukan investasi yang signifikan dan memiliki identitas permainan yang kuat, serta terus menunjukkan peningkatan.

“Kami menghadapi salah satu tim terkuat Eropa. Mereka sudah berinvestasi, mereka mempunyai identitas, dan mereka terus lebih baik,” ujar Chivu seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

Advertisement

Lebih lanjut, Chivu membandingkan Arsenal dengan raksasa Jerman, Bayern Muenchen, sebagai dua tim terkuat di Benua Biru saat ini. Namun, ia menegaskan bahwa Inter Milan tidak akan gentar dan akan menampilkan performa terbaik mereka.

“Arsenal dan Bayern adalah dua tim terkuat Eropa saat ini, tapi saya juga sadar siapa kami. Kami tak mulai merasa sudah kalah; kami akan ada dalam versi terbaik diri kami,” tambahnya.

Rekor Pertemuan Inter Milan vs Arsenal

Berdasarkan catatan UEFA, Inter Milan dan Arsenal telah bertemu sebanyak tiga kali di kompetisi Eropa. Inter Milan tercatat memiliki rekor head-to-head yang lebih baik dengan dua kemenangan dan satu kekalahan. Namun, kekalahan telak pernah dialami Inter di kandang sendiri saat menjamu Arsenal pada tahun 2003 dengan skor 1-5.

Advertisement