Sepakbola

Gabriel Jesus di Arsenal: Lebih Banyak Cedera, Karier di Ujung Tanduk?

Advertisement

London – Karier penyerang Gabriel Jesus di Arsenal tengah diselimuti keraguan. Sejak bergabung pada 2022, pemain asal Brasil ini lebih sering menghabiskan waktu di ruang perawatan medis ketimbang berlaga di lapangan hijau.

Rentetan Cedera Mengganggu

Perjalanan Jesus di Arsenal diwarnai oleh masalah cedera yang berulang. Ia telah melewatkan total 83 pertandingan, setara dengan dua musim penuh, akibat cedera lutut dan hamstring. Cedera ligamen lutut yang dialaminya pada Januari 2025 menjadi pukulan telak, memaksanya absen hampir setahun atau sekitar 46 pertandingan.

Sejak dibeli dari Manchester City pada tahun 2022, Jesus baru mencatatkan 107 penampilan untuk The Gunners. Dari jumlah tersebut, ia berhasil menyumbangkan 27 gol dan 22 assist.

Masa Depan yang Belum Pasti

Situasi ini membuat masa depan Jesus di Arsenal menjadi tanda tanya. Kontraknya tersisa satu setengah tahun lagi dan akan berakhir pada Juli 2027. Ada spekulasi bahwa klub mungkin tidak akan memperpanjang kontraknya jika performanya tidak kunjung membaik.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, disebut-sebut masih memantau perkembangan Jesus, menanti apakah ia bisa kembali ke performa terbaiknya. Jesus sendiri menyadari posisinya dan tidak menutup kemungkinan untuk hengkang pada bursa transfer musim panas mendatang jika tidak lagi dibutuhkan oleh klub.

Advertisement

Fokus pada Kebugaran

Menanggapi berbagai spekulasi, Gabriel Jesus menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menjaga kebugaran. Ia mengungkapkan kekecewaannya karena belum bisa tampil maksimal selama membela Arsenal.

“Saya rasa target pertama saya adalah tetap fit. Ini musim keempat saya di Arsenal dan sayangnya saya cuma bermain penuh mungkin 1,5 musim. Sisanya berkutat dengan cedera,” ujar Jesus kepada ESPN.

Ia menambahkan, “Tapi itu sudah terjadi. Saya tidak pernah mengalami sebelumnya. Saya tidak tahu kenapa. Saya tidak mau bertanya-tanya lagi soal itu. Saya mencoba tetap fit dan target pertama saya adalah bebas cedera sampai akhir musim.”

Advertisement