Sepakbola

Drama Keluarga Beckham: Brooklyn Merasa Diintervensi, Blokir Orang Tua di Medsos

Advertisement

Keluarga pesepakbola legendaris David Beckham tengah dilanda isu miring. Putra sulungnya, Brooklyn Beckham, dilaporkan merasa tidak senang dengan orang tuanya, Victoria dan David Beckham, sejak menikah dengan Nicola Peltz. Ketegangan ini disebut telah berlangsung sejak akhir tahun 2025.

Brooklyn Ambil Langkah Tegas

Menurut laporan dari Tribuna, Brooklyn Beckham telah mengambil langkah drastis dengan membatasi kontak langsung dengan orang tuanya. Ia bahkan harus melalui pengacara untuk berkomunikasi dengan Victoria dan David. Brooklyn mengungkapkan kekecewaannya karena merasa orang tuanya terlalu ikut campur dalam urusan rumah tangganya.

Brooklyn menuding ibunya, Victoria Beckham, berulang kali mencoba memecah belah hubungannya dengan sang istri. “Istri saya terus-menerus menghadapi ketidaknyamanan dari keluarga saya, terlepas dari upaya kami untuk tetap bersatu. Ibu saya berulang kali membawa wanita dari masa lalu saya ke dalam kehidupan kami, menciptakan ketidaknyamanan,” tulis Brooklyn melalui unggahan di media sosial pribadinya.

Ia menambahkan bahwa keluarganya terlalu memprioritaskan publisitas dan citra merek. “Beckham adalah yang utama. Cinta keluarga ditentukan oleh unggahan media sosial dan seberapa cepat Anda muncul untuk foto keluarga, bahkan jika itu bertentangan dengan karier kami,” lanjutnya.

Akibat dari ketegangan ini, Brooklyn Beckham dilaporkan telah memblokir akun media sosial kedua orang tuanya. Media-media Inggris pun turut memanaskan isu ini, dengan menyebut Victoria Beckham tidak pernah menyetujui pernikahan Brooklyn dengan Nicola Peltz sejak awal. Pernikahan keduanya sendiri telah dilangsungkan pada tahun 2022.

Absen di Pesta Ulang Tahun Ayah

Salah satu momen yang paling disorot adalah ketidakhadiran Brooklyn dan Nicola dalam pesta ulang tahun ke-50 David Beckham pada Mei 2025. Brooklyn mengklaim bahwa ia dan Nicola berencana datang ke London, namun rencana tersebut ditolak oleh orang tuanya.

Advertisement

“Ayah saya menolak semua upaya kami, kecuali di pesta ulang tahunnya yang besar dengan seratus tamu dan kamera di setiap sudut. Ketika akhirnya dia setuju untuk bertemu saya, dengan syarat Nicola tidak diundang maka itu sebagai sebuah tamparan,” papar Brooklyn.

Awalnya, Brooklyn sempat berupaya membuka pintu perdamaian dengan orang tuanya, yang diharapkan dapat dilakukan secara privat. Namun, kini ia tampaknya menikmati ‘kebebasannya’ dari dinamika keluarga tersebut.

Mencari Kedamaian dan Privasi

Brooklyn Beckham mengungkapkan bahwa ia merasakan perubahan positif setelah menjauh dari keluarganya. “Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, sejak menjauh dari keluarga saya, kecemasan itu telah hilang. Saya bangun setiap pagi dengan rasa syukur atas kehidupan yang saya pilih, dan telah menemukan kedamaian dan kelegaan,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa dirinya dan sang istri tidak menginginkan kehidupan yang dibentuk oleh citra, pers, atau manipulasi. “Yang kami inginkan hanyalah kedamaian, privasi, dan kebahagiaan bagi kami dan keluarga masa depan kami,” tutup pria berusia 26 tahun itu.

Advertisement