Selebriti

Wardatina Mawa Belum Putuskan Nasib Pernikahan dengan Insanul Fahmi, Gugatan Cerai Menyusul

Advertisement

JAKARTA – Wardatina Mawa, istri sah Insanul Fahmi, masih belum mengambil keputusan final mengenai kelanjutan rumah tangganya. Keputusan ini diambil setelah Mawa melaporkan dugaan perzinaan dan perselingkuhan yang melibatkan suaminya dengan Inara Rusli.

Fokus Menata Masa Depan

Meskipun demikian, Mawa menyatakan niatnya untuk mengajukan gugatan perceraian dalam waktu dekat. Rencananya, gugatan tersebut akan diajukan di Medan setelah perayaan Idulfitri. Saat ini, prioritas Mawa adalah menata masa depan bersama buah hatinya.

“Sekarang saya fokus untuk kehidupan masa depan saya sama anak saya,” ujar Wardatina Mawa di Polda Metro Jaya pada Jumat (20/2/2026). Ia menambahkan bahwa perceraian akan diurus di kampung halamannya.

Proses Perceraian di Medan

Mawa, yang saat ini banyak beraktivitas di Jakarta, berencana untuk pulang ke Medan guna mengurus proses perceraian tersebut. “Ya nanti kayaknya saya setelah pulang dari sini (Jakarta) saya mau ke Medan, itu saya bakalan urus perceraian,” tuturnya.

Sebelum bertolak ke Medan, Mawa juga ingin menyelesaikan seluruh urusan pekerjaannya di Jakarta. Setelah semua tuntas, ia akan segera menuju Medan untuk menuntaskan proses hukum perceraiannya dengan Insanul Fahmi. “Iya saya ke Medan saya langsung (urus perceraian),” ungkapnya.

Advertisement

Laporan Dugaan Perzinaan dan Perselingkuhan

Laporan Mawa ke Polda Metro Jaya didasari atas dugaan perzinaan dan perselingkuhan yang dilakukannya setelah mengetahui Insanul Fahmi menjalin hubungan dengan Inara Rusli di belakangnya. Isu ini semakin memanas ketika Insanul Fahmi mengaku telah menikahi Inara Rusli secara siri.

Meskipun demikian, Mawa menegaskan pendiriannya untuk tetap membawa masalah ini ke jalur hukum. Ia masih berpegang pada laporannya terkait dugaan perzinaan dan perselingkuhan yang dilakukan suaminya.

Sebelumnya, Wardatina Mawa menjalani pemeriksaan selama 4,5 jam di Polda Metro Jaya dan dicecar sebanyak 27 pertanyaan terkait laporannya.

Advertisement