Kekalahan telak Juventus dari Galatasaray dalam leg pertama playoff fase knockout Liga Champions, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB, dilaporkan membuat pelatih Luciano Spalletti terguncang. Sikapnya terhadap para pemain dikabarkan berubah drastis pasca pertandingan yang digelar di Rams Park, Istanbul.
Juventus Gagal Pertahankan Keunggulan
Juventus sempat unggul 2-1 atas Galatasaray di babak pertama. Namun, performa mereka menurun drastis di paruh kedua, di mana gawang mereka justru kebobolan empat gol tanpa balas, mengakhiri laga dengan skor akhir 2-5 untuk kemenangan tuan rumah.
Kekecewaan mendalam terpancar dari Spalletti. Laporan dari La Stampa menyebutkan bahwa Spalletti tampak terguncang dan lebih banyak diam saat memimpin sesi latihan tim di Continassa sehari setelah kekalahan tersebut. Suasana hati dan sikapnya berubah total.
Spalletti Minta Pemain Merenung dan Bertanggung Jawab
Menyikapi hasil minor tersebut, Spalletti meminta Kenan Yildiz dan rekan-rekannya untuk melakukan perenungan mendalam. Ia menekankan pentingnya setiap pemain untuk bertanggung jawab penuh atas posisi dan kontribusi mereka di lapangan.
Pelatih asal Italia itu juga dikabarkan sedang mempertimbangkan perubahan taktik untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. Namun, prioritas utamanya saat ini adalah mengembalikan semangat juang tim.
Jadwal Padat Juventus
Juventus dijadwalkan akan menjamu Como dalam lanjutan Serie A pada Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Setelah itu, mereka akan kembali menghadapi Galatasaray di leg kedua playoff Liga Champions di Allianz Stadium pada Kamis (26/2/2026) dini hari WIB.
Kutipan Spalletti
Usai pertandingan melawan Galatasaray, Spalletti menyatakan, “Tentu saja kami akan mencoba mendaki gunung itu, mencoba untuk comeback. Kami jelas harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi dan atas keputusan yang kami ambil selama pertandingan.”
Ia menambahkan, “Mulai sekarang, tidak ada gunanya banyak bicara kalau kami tidak mendukungnya dengan tindakan.”






