Berita

Waka MPR Dorong Akses Inklusif Disabilitas untuk Berperan Aktif dalam Pembangunan Nasional

Advertisement

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mendesak percepatan penyediaan akses yang inklusif bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat berkontribusi secara optimal dalam setiap tahapan pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk mempermudah akses komunikasi bagi penyandang disabilitas.

Dukungan Penuh untuk Kesempatan yang Sama

“Berbagai upaya dalam mempermudah akses komunikasi bagi penyandang disabilitas harus mendapat dukungan semua pihak, sebagai bagian upaya membuka kesempatan yang sama bagi setiap warga negara untuk terlibat aktif dalam proses pembangunan,” ujar Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/2/2026).

Sinergi Kemenko PMK dan BRIN untuk Bahasa Isyarat

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah memperkuat sinergi antar lembaga. Pekan lalu, kedua lembaga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang bertujuan menyusun rekomendasi kebijakan pembangunan ekosistem bahasa isyarat. Kerja sama ini merupakan komitmen Kemenko PMK dan BRIN untuk meningkatkan aksesibilitas dan inklusivitas pembangunan bagi penyandang disabilitas.

Lestari menilai pembangunan ekosistem bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas sebagai langkah strategis yang krusial untuk membuka akses komunikasi yang setara bagi seluruh warga negara.

Advertisement

Data Kesenjangan Penyandang Disabilitas

Rerie, sapaan akrab Lestari, merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 yang menunjukkan lebih dari 17,8 juta penyandang disabilitas di Indonesia. Angka ini mencakup sepertiga yang belum menamatkan pendidikan dasar, partisipasi kerja hanya 23,94%, dan tingkat kemiskinan yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

Ia menambahkan, kondisi tersebut diperburuk oleh rendahnya kesadaran publik, keterbatasan akses komunikasi, serta fasilitas fisik dan digital yang belum sepenuhnya ramah disabilitas. Anggota Komisi X DPR RI ini berharap pembangunan ekosistem bahasa isyarat yang direncanakan pemerintah dapat secara efektif mempermudah penyandang disabilitas dalam berinteraksi dengan masyarakat luas.

Ajakan Kolaborasi untuk Masyarakat Adil Makmur

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini mendorong seluruh pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah untuk berkolaborasi. Tujuannya adalah menciptakan kemudahan akses bagi seluruh anak bangsa agar dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan demi mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata di seluruh Indonesia.

Advertisement