Jakarta – Performa inkonsisten Arsenal di Liga Inggris musim ini kembali memunculkan bayang-bayang kegagalan di masa lalu. Pelatih Mikel Arteta dituntut untuk mampu mengatasi trauma tersebut demi mengembalikan mentalitas juara kepada para penggemar setia The Gunners.
Rentetan Hasil Mengecewakan
Arsenal baru saja melewati tiga pertandingan beruntun di Premier League tanpa kemenangan. Setelah dua kali bermain imbang tanpa gol melawan Liverpool dan Nottingham Forest, pasukan Arteta harus mengakui keunggulan Manchester United dengan skor 2-3. Hasil ini tentu menjadi pukulan telak bagi ambisi juara Arsenal.
Posisi Klasemen yang Rawan
Meskipun demikian, Arsenal masih bertengger di puncak klasemen Liga Inggris dengan mengoleksi 50 poin. Namun, keunggulan tersebut semakin menipis seiring dengan bayang-bayang Manchester City dan Aston Villa yang membayangi di posisi kedua dan ketiga dengan masing-masing 46 poin. Jarak yang tipis ini membuat setiap poin menjadi sangat berharga.
Luka Lama yang Belum Sembuh
Dalam tiga musim terakhir, Arsenal secara konsisten harus puas menjadi runner-up Premier League. Puncak kekecewaan terjadi pada musim 2023/2024, di mana mereka hanya terpaut dua poin dari Manchester City yang akhirnya keluar sebagai juara. Luka lama ini masih membekas kuat di benak para pendukung setia Arsenal.
Pesan Arteta untuk Masa Depan
Menanggapi kekhawatiran para penggemar, Mikel Arteta menekankan pentingnya menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran berharga. “Apa yang terjadi di masa lalu harus menjadi pelajaran berharga untuk masa depan. Itulah satu-satunya cara untuk menerimanya, dan dalam hidup, ada banyak contohnya,” ujar Arteta, dikutip dari situs resmi Arsenal.
Ia menambahkan, “Kami harus terus berusaha dan memberikan yang terbaik untuk mencapai apa yang Anda inginkan, dan jika tidak berhasil, setidaknya berikan yang terbaik yang mampu dicapai, karena mungkin ada orang lain yang lebih baik dan kami harus menerimanya, karena ini juga olahraga. Itu saja.”
Arteta optimis bahwa dengan menyalurkan energi positif, timnya dapat menjalani empat bulan ke depan dengan lebih baik. “Kami semua menyalurkan energi dan menjalani momen ini serta empat bulan ke depan dengan cara tersebut. Ini akan jauh lebih menyenangkan, indah, dan hasilnya akan sangat, sangat baik,” tegasnya.
Video: Arsenal Menutup 2025 dengan Cara yang Apik






