Jakarta – Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Mohammad Iqbal, melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama dan fungsional di lingkungan DPD RI pada Sabtu (07/02/2026). Dalam kesempatan tersebut, Iqbal menekankan pentingnya profesionalitas dan integritas bagi para pejabat yang baru dilantik.
Pentingnya Sistem Merit dalam Pengisian Jabatan
Iqbal mengucapkan selamat kepada para pejabat yang telah dilantik dan diambil sumpahnya. Ia mengingatkan bahwa manajemen aparatur sipil negara harus didasarkan pada sistem merit, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurutnya, penempatan pejabat tidak boleh didasarkan pada preferensi pribadi atau kedekatan, melainkan harus melalui pengukuran kompetensi dan kinerja yang objektif.
“Penempatan sosok yang tepat di posisi yang tepat bukan berdasarkan intuisi atau kedekatan, melainkan hasil pengukuran potensi secara objektif,” ujar Iqbal.
Ia menegaskan bahwa setiap pejabat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang asalkan menunjukkan kinerja terbaik. Iqbal bahkan menyatakan kesiapannya untuk melakukan evaluasi jika dalam jangka waktu tertentu profesionalisme tidak terlihat.
“Kalau tiga bulan tidak menunjukkan profesionalisme, tentu akan dievaluasi. Tetapi saya yakin semua yang dilantik hari ini sudah melalui proses yang objektif,” imbuhnya.
Kerja Sama dan Etika Kunci Keberhasilan Organisasi
Selain aspek kinerja, Iqbal juga menyoroti pentingnya kerja sama tim dan etika dalam lingkungan organisasi. Ia berpendapat bahwa kecerdasan saja tidak cukup tanpa kemampuan untuk bekerja sama dan menghargai orang lain.
“Organisasi tidak hanya butuh orang pintar, tetapi orang yang bisa bekerja sama, menghargai orang lain, dan menjaga kepercayaan,” tuturnya.
Iqbal mengapresiasi kontribusi dan capaian kinerja sejumlah pejabat sebelumnya, terutama dalam pengelolaan keuangan dan pencapaian indikator kinerja anggaran. Ia menilai hal tersebut merupakan hasil dari disiplin dan fokus yang konsisten.
Pesan Penutup: Adaptasi, Loyalitas, dan Integritas
Menutup sambutannya, Iqbal berpesan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan tugas-tugas baru, memahami tanggung jawab mereka, serta menjaga loyalitas dan integritas. Ia meminta agar proses alih tugas dilakukan dengan baik agar tidak mengganggu kinerja organisasi secara keseluruhan.
“Lakukan yang terbaik, serahkan hasilnya kepada Tuhan. Do the best, let God do the rest,” tutup Iqbal.
Adapun pimpinan tinggi pratama yang dilantik antara lain Hartawan sebagai Kabiro Sistem Informasi dan Dokumentasi, Sanerif S Hutagaol sebagai Kepala Pusat Perencanaan dan Kajian Kebijakan Hukum, Empi Muslion sebagai Kabiro Sekretariat Pimpinan, Zulfikar Saifuddin sebagai Kabiro Perencanaan dan Keuangan, serta Yulia Indrianingtyas sebagai Kabiro Persidangan I.






