Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, di Washington D.C. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk peran Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump.
Diskusi Kemitraan Strategis dan Dukungan Rekonstruksi Gaza
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana formal, kedua menteri tampak mengenakan pakaian resmi. Sugiono terlihat mengenakan jas biru terang dengan peci hitam, sementara Rubio mengenakan jas biru gelap dengan dasi biru terang. Keduanya berpose saling berjabat tangan di depan bendera negara masing-masing, menandakan eratnya hubungan diplomatik kedua negara.
Berdasarkan pernyataan pers dari laman resmi Departemen Luar Negeri AS, Sugiono dan Rubio menegaskan kembali pentingnya Kemitraan Strategis Komprehensif Amerika Serikat untuk kawasan Indo-Pasifik yang aman dan makmur. Kedua belah pihak juga menekankan komitmen untuk terus memperdalam kerja sama ekonomi dan keamanan yang saling menguntungkan.
Secara khusus, Menteri Rubio menyampaikan apresiasi mendalam kepada Menteri Sugiono atas dukungan Indonesia sebagai anggota pendiri Board of Peace. Selain itu, Rubio juga berterima kasih atas komitmen Indonesia dalam upaya rekonstruksi pasca-konflik di Gaza.
Pertemuan ini menunjukkan penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat, serta menegaskan kembali peran aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global.






