Berita

Fenomena Air Dua Warna di Pantai Baron Gunungkidul, Ini Penjelasan BMKG

Advertisement

YOGYAKARTA – Perairan Pantai Baron di Tanjungsari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menampilkan fenomena alam yang tidak biasa: air laut terbagi menjadi dua warna, cokelat dan biru. Fenomena ini telah berlangsung sejak beberapa hari terakhir.

Penjelasan Koordinator SAR

Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron, Marjono, mengonfirmasi kejadian tersebut. “Iya, betul dan itu sudah terjadi sejak hari Selasa (17/2/2026),” kata Marjono saat dihubungi pada Jumat (20/2/2026).

Menurut Marjono, penyebab utama fenomena ini adalah dampak dari hujan dengan intensitas deras yang mengguyur wilayah Wonosari. Aliran air hujan yang meningkat akan mengalir ke selatan dan bermuara di perairan Pantai Baron melalui sungai bawah tanah. “Penyebabnya adalah dampak hujan lebat, jadi kalau Wonosari hujan lebat, alirannya pasti bermuara di sungai bawah tanah Pantai Paron. Karena meluap, airnya jadi berwarna cokelat itu,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa warna cokelat pada air laut di Pantai Baron akan berangsur-angsur menghilang seiring dengan berkurangnya intensitas hujan. “Kalau di Wonosari masih hujan, ya masih dalam kondisi seperti itu. Tapi, kalau tidak hujan, dalam tiga hari sudah mulai jernih airnya,” ujarnya.

Advertisement

Kondisi Aman untuk Wisatawan

Marjono memastikan bahwa fenomena air dua warna ini tidak membahayakan bagi wisatawan. Pengunjung tetap dapat menikmati keindahan pantai asalkan mematuhi aturan yang ditetapkan oleh petugas di lapangan. “Tetap aman, hanya yang terganggu PDAM karena airnya jadi keruh,” katanya.

Meskipun demikian, wisatawan diimbau untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas SAR demi keselamatan.

Advertisement