Jakarta – Banjir yang merendam sejumlah titik di Jakarta Utara menyebabkan gangguan signifikan pada operasional Kereta Rel Listrik (KRL). Akibatnya, jalur kereta api menuju Stasiun Tanjung Priok tidak dapat dilintasi untuk sementara waktu.
Jalur Tanjung Priok Terganggu
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari akun resmi KAI Commuter pada Minggu, 18 Januari 2026, pukul 12.00 WIB, rel kereta api di kawasan Tanjung Priok tergenang air. Kondisi ini memaksa KAI Commuter untuk menghentikan sementara seluruh perjalanan KRL yang menuju maupun dari stasiun tersebut.
“Saat ini hingga pukul 12.00 WIB lintas Tanjung Priok perjalanan belum dapat dilalui. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan dari petugas. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” demikian pernyataan resmi KAI Commuter.
Rekayasa Perjalanan KRL Lainnya
Selain gangguan di jalur Tanjung Priok, KAI Commuter juga melakukan rekayasa perjalanan untuk KRL lintas Bekasi/Cikarang. Perjalanan untuk rute ini hanya dilayani hingga Stasiun Angke dan Stasiun Kemayoran.
“Saat ini hingga pukul 12.00 WIB lintas Bekasi/Cikarang perjalanan hanya sampai Stasiun Angke dan Stasiun Kemayoran untuk kembali ke Bekasi/Cikarang,” jelas KAI Commuter.
Kronologi Gangguan Sejak Pagi
Gangguan operasional KRL ini dilaporkan telah terjadi sejak pukul 05.23 WIB. Genangan air yang cukup tinggi di area Stasiun Jakarta Kota menjadi penyebab utama terhambatnya perjalanan KRL di Tanjung Priok Line.
Sebelumnya, perjalanan KRL Bogor Line juga sempat mengalami penyesuaian, hanya melayani rute sampai Stasiun Jayakarta dan Stasiun Manggarai sebelum kembali ke Stasiun Bogor atau Nambo. Namun, genangan air di Stasiun Jakarta Kota dilaporkan telah surut sekitar pukul 10.02 WIB, sehingga perjalanan kereta api di stasiun tersebut kini telah kembali normal.






