Berita

Atasi Banjir Bogor-Bekasi, Pemerintah Bangun 8 Kolam Retensi Tampung 6,3 Juta M3 Air

Advertisement

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum merencanakan pembangunan delapan kolam retensi sebagai upaya pengendalian banjir di wilayah aliran Sungai Cileungsi dan Cikeas, Jawa Barat, yang melintasi Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi. Langkah ini diharapkan mampu menampung total sekitar 6,3 juta meter kubik air.

Detail Rencana Pembangunan Kolam Retensi

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), Puarman, menjelaskan bahwa selain normalisasi sungai, pembangunan kolam retensi menjadi solusi krusial. Ia menyebutkan ada empat calon lokasi kolam yang dinilai efektif dalam mengendalikan banjir.

Advertisement

  • Dua lokasi berada di Kabupaten Bogor, yaitu Tlajung Uduk 1 dan Tlajung Uduk 2, yang diperkirakan mampu menampung air sebanyak 2,6 juta meter kubik.
  • Satu kolam berlokasi di Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, dengan kapasitas tampung 1 juta meter kubik.
  • Satu lagi berada di Kemang Pratama, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi, yang mampu menampung 2 juta meter kubik air.

Puarman menekankan pentingnya percepatan pembangunan kolam retensi ini. Ia mencontohkan keberhasilan upaya pengendalian banjir pada 11 Februari 2026 lalu akibat kenaikan Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Cileungsi. “Kolam Retensi Bantar Gebang dan Long Storage Kemang Pratama di Kota Bekasi hendaknya juga segera dibangun setelahnya. Belajar dari keberhasilan upaya pengendalian banjir 11 Februari 2026 akibat kenaikan TMA (Tinggi Muka Air) sungai Cileungsi,” pungkasnya.

Advertisement