Berita

Pensiunan Guru di Jakut Dituduh Jukir Liar, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Advertisement

Sebuah video yang menampilkan seorang lansia dituduh sebagai juru parkir (jukir) liar di Jakarta Utara (Jakut) sempat viral di media sosial. Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk mengklarifikasi kebenaran informasi tersebut.

Klarifikasi Polisi

Anggota Bhabinkamtibmas dari Polsek Cilincing mendatangi pria lansia yang menjadi subjek dalam video viral tersebut. Hasil penelusuran mengungkap fakta mengejutkan: pria tersebut ternyata adalah seorang pensiunan guru, bukan jukir liar seperti yang dituduhkan oleh perekam video.

“Dari hasil klarifikasi, diketahui bahwa yang bersangkutan bernama Bapak Candra Harahap, seorang pensiunan guru,” ujar Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, pada Selasa (10/2/2026). Bapak Candra diketahui baru saja pensiun pada tahun 2025.

Kronologi Kejadian

Penemuan ini berawal ketika Aiptu Sudarmanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukapura, Polsek Cilincing, Polres Metropolitan Jakarta Utara, menemui Bapak Candra pada Senin (9/2). Video yang mempertontonkan Candra dituduh sebagai jukir liar ini sempat menyebar luas di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di depan Masjid Al Araf, Jalan Tipar Cakung, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakut.

Dalam video tersebut, terlihat seorang lansia diusir oleh seorang penjual bakso karena dituduh meminta uang parkir di area penjualan bakso. “Adapun isi video tersebut memperlihatkan seorang laki-laki lanjut usia yang diusir oleh pihak penjual bakso karena yang bersangkutan meminta uang parkir di lokasi penjualan bakso,” jelas AKP Bobi Subasri.

Advertisement

Kondisi Candra Harahap

Saat ditemui oleh Aiptu Sudarmanto, Candra Harahap menceritakan musibah yang menimpanya. Ia ditemukan sedang memulung atau mencari barang bekas di wilayah RT 03 RW 01 Kelurahan Sukapura.

“Beliau menerangkan bahwa SK pensiun miliknya pernah diagunkan, tapi uang yang seharusnya diterima sebesar Rp 300 juta diduga telah ditipu oleh pihak lain,” ungkap Aiptu Sudarmanto menirukan perkataan Candra.

Dalam percakapannya dengan Aiptu Sudarmanto, Candra tampak sangat terpukul dan sering menangis saat menceritakan kembali kejadian yang dialaminya. Ia kemudian diantar pulang ke rumah kontrakannya yang beralamat di RT 01 RW 01 Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakut. Candra diketahui tinggal seorang diri di kontrakan tersebut.

(Sumber: dok. Polsek Cilincing)

Advertisement