Arsenal harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 2-2 oleh Wolverhampton Wanderers dalam lanjutan Liga Inggris. Manajer Mikel Arteta mengakui performa timnya di bawah standar, namun memilih untuk tidak memberikan kritik keras.
Performa Inkonsisten Arsenal
Pertandingan yang digelar di kandang Wolves pada Kamis (19/2) dini hari WIB tersebut, Arsenal sempat unggul dua gol lebih dulu. Gol cepat dari Bukayo Saka di menit kelima dan gol kedua dari Hincapie di awal babak kedua tampaknya akan mengamankan kemenangan bagi The Gunners. Namun, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Bueno di menit ke-61 dan gol bunuh diri Calafiori di menit ke-90+4. Gol bunuh diri tersebut terjadi saat Calafiori berusaha menghalau bola sepakan Tom Edozie, namun bola justru masuk ke gawangnya sendiri.
Hasil imbang ini membuat Arsenal gagal memperlebar jarak di puncak klasemen. Mereka masih memimpin dengan 58 poin dari 27 laga, namun Manchester City membuntuti ketat dengan 53 poin dari 26 laga. Selisih lima poin ini memberikan peluang bagi City untuk mengejar.
Arteta Enggan Beri Kritik Pedas
Mikel Arteta mengakui bahwa timnya menampilkan performa yang buruk, terutama di babak kedua. Ia menyoroti adanya miskomunikasi antara Gabriel dan kiper David Raya yang berujung pada gol penyeimbang Wolves.
“Kami pantas mendapatkan hasil ini,” ujar Mikel Arteta dilansir dari Sky Sports.
Meskipun demikian, Arteta memilih untuk tidak berbicara buruk mengenai timnya. Ia meyakini Arsenal akan segera bangkit dari hasil minor ini.
“Sangat mudah dengan emosi untuk mengatakan hal-hal yang dapat merusak tim,” cetusnya. “Semua orang mau menang di sini hari ini, tidak ada yang mempertanyakan hal itu. Sayangnya, kami berada di bawah level, di bawah standar,” tegasnya.
Arteta menambahkan bahwa timnya harus memperbaiki fundamental permainan.
“Hari ini di menit terakhir, kami membayar harganya. Kami harus melakukan hal-hal dasar jauh lebih baik daripada yang telah kami lakukan,” tutupnya.






