Pemerintah Kota Padang menerima bantuan tahap pertama dari Pemerintah Pusat untuk korban bencana hidrometeorologi yang mengalami kerusakan rumah kategori Rusak Ringan (RR) dan Rusak Sedang (RS). Bantuan ini juga diperuntukkan bagi tiga provinsi terdampak lainnya, yaitu Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.
Bantuan Diserahkan Virtual
Penyerahan bantuan tahap I ini dilakukan secara virtual. Acara tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Turut hadir pula Dankor Brimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat dan Sestama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah.
Rincian Bantuan untuk Kota Padang
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menjelaskan bahwa total dana bantuan yang diserahkan untuk Kota Padang mencapai Rp 4,53 miliar. Rinciannya, bantuan untuk rumah Rusak Ringan sebesar Rp 3,72 miliar diperuntukkan bagi 248 Kepala Keluarga (KK). Sementara itu, bantuan untuk rumah Rusak Sedang sebesar Rp 810 juta diberikan kepada 27 KK.
Setiap penerima bantuan kategori Rusak Ringan mendapatkan dana stimulan sebesar Rp 15 juta, dan untuk kategori Rusak Sedang sebesar Rp 30 juta. Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas penyaluran bantuan yang langsung menyasar masyarakat terdampak bencana pada November 2025 lalu.
Harapan untuk Perbaikan dan Huntap
“Kami berharap juga dukungan dari Pemerintah Pusat untuk mempercepat pembangunan rumah Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat Kota Padang yang rumahnya rusak berat. Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan lahan di tiga lokasi untuk pembangunan rumah Huntap warga yang terdampak rusak berat,” kata Fadly dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/12/2025).
Bantuan Stimulan untuk Tiga Provinsi
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Pratikno, menambahkan bahwa pemerintah pusat memberikan bantuan stimulan untuk perbaikan rumah di tiga provinsi terdampak. Total tercatat sebanyak 9.884 unit rumah mengalami Rusak Ringan dan 7.389 unit rumah Rusak Sedang.
“Total alokasi anggaran di Aceh mencapai sekitar Rp 341,5 miliar, di Sumatera Utara sekitar Rp 10,8 miliar, dan di Sumatera Barat hampir Rp 17,5 miliar. Dengan berbagai bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat segera memperbaiki rumah secara mandiri dan kembali menjalani kehidupan normal,” tutup Pratikno.






