Jalan Trans Papua di Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, dilaporkan putus total akibat bencana tanah longsor. Sejumlah kendaraan dilaporkan tertimbun material longsor, sementara puluhan lainnya terjebak.
Akses Jayapura-Wamena Lumpuh
Peristiwa ini terjadi di wilayah Kabupaten Yahukimo pada Minggu (8/2/2026). Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu hingga Minggu. Hal ini menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan memicu terjadinya longsor.
“Peristiwa ini dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu hingga Minggu, sehingga menyebabkan kondisi tanah labil dan memicu longsor,” ujar Kombes Cahyo Sukarnito dilansir detikSulsel, Senin (9/2/2026).
Akibat tanah longsor tersebut, akses dari Jayapura ke Wamena dan sebaliknya masih terputus hingga Senin (9/2). Kondisi ini melumpuhkan total arus transportasi darat.
“Akibat kejadian ini, arus transportasi darat Jayapura-Wamena lumpuh total. Beberapa kendaraan dilaporkan tertimbun material longsor, puluhan kendaraan lainnya terjebak di sepanjang ruas jalan,” terang Cahyo.
Enam Titik Longsor dan Jembatan Hanyut
Titik longsor dilaporkan berada di beberapa lokasi strategis, termasuk Jalan Tanjakan Area Camp Pemilu, Jalan Tanjakan Yahuli, Jalan Area Camp 90 dan Camp 80, serta jalan di Area Kampung Wara. Selain itu, Jembatan Kali Kil dilaporkan hanyut terbawa arus deras.
“Berdasarkan laporan di lapangan, terdapat enam titik longsor yang mengakibatkan jalur Trans-Papua tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah,” bebernya.






