Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) secara resmi membuka seleksi terbuka untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga. Posisi strategis ini terbuka bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun profesional non-PNS, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat reformasi birokrasi yang transparan dan berbasis meritokrasi.
Reformasi Birokrasi Berbasis Meritokrasi
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya reformasi birokrasi yang berlandaskan meritokrasi, akuntabilitas, dan keterbukaan dalam pengisian jabatan strategis. Langkah Kemenpora membuka seleksi bagi non-PNS merupakan implementasi nyata dari kebijakan tersebut, dengan tujuan memastikan posisi pimpinan diisi oleh individu yang kompeten, berkapasitas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Proses Seleksi dan Pendaftaran
Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Gunawan Suswantoro, menyatakan bahwa seleksi terbuka untuk jabatan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga telah mendapatkan persetujuan dari Presiden dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). “Seleksi ini untuk menemukan sosok figur yang bisa membangun industri olahraga ke depan secara berkelanjutan dan pendaftaran akan dibuka mulai Selasa 3 Februari,” ujar Gunawan dalam keterangan tertulis, Senin (2/2/2026).
Ia menegaskan bahwa posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga sangat strategis dalam mendukung kinerja Kemenpora yang tengah mendorong pengembangan industri dan wisata olahraga sebagai potensi penopang perekonomian nasional.
Susunan Panitia Seleksi
Tim panitia seleksi terbuka untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Madya ini melibatkan berbagai unsur, antara lain:
- Chandra Hamzah (Akademisi)
- Susyanto (Profesional)
- Rabin Indrajad Hattari
- Amperawan (Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan, dan Pemberdayaan Masyarakat)
- Sekretaris Dukungan Kabinet Kemensesneg
- Gunawan Suswantoro (Ketua Pansel sekaligus Sekretaris Kemenpora RI)
Peserta yang lolos tahap administrasi diwajibkan mengikuti seluruh proses seleksi dengan jujur dan sportif. Seluruh tahapan akan dinilai secara objektif dengan standar yang sama, serta dijalankan secara akuntabel, hati-hati, dan bebas dari intervensi pihak manapun.
Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online pada 3-17 Februari 2026 melalui laman asnkarier.bkn.go.id. Informasi persyaratan lengkap dapat dilihat di pengumuman resmi pada situs kemenpora.go.id maupun asnkarier.bkn.go.id.






