Sepakbola

Federico Dimarco Merendah Meski Dipuji sebagai Bek Kiri Terbaik Dunia

Advertisement

Federico Dimarco, pemain Inter Milan, menanggapi pujian yang menyebutnya sebagai salah satu bek kiri terbaik di dunia menyusul penampilan gemilangnya saat Inter Milan membantai Sassuolo 5-0 pada Senin (9/2) dini hari WIB. Dimarco sendiri memilih untuk meredam pujian tersebut.

Tiga Assist dan Performa Impresif

Dalam pertandingan melawan Sassuolo, Dimarco tampil luar biasa dengan mencatatkan tiga assist. Ia juga nyaris mencetak gol melalui tembakan yang menghantam mistar gawang dan melakukan penyelamatan krusial di garis gawang. Performa apik ini semakin menajamkan statistiknya di Serie A musim ini. Hingga kini, Dimarco telah mengemas 13 assist dan tambahan lima gol dalam 22 penampilan bersama Nerazzurri.

Pujian dari Lautaro Martinez

Kapten sekaligus striker Inter Milan, Lautaro Martinez, tidak ragu memberikan pujian setinggi langit kepada rekan setimnya itu. “Hari ini dia menunjukkan bahwa dia salah satu bek kiri terbaik di dunia. Dia menentukan pertandingan sekarang. Tim memang yang paling penting, tapi level individu juga penting,” ujar Lautaro Martinez usai laga.

Advertisement

Statistik Gemilang di Eropa

Dimarco menjadi salah satu dari tiga pemain di liga-liga top Eropa yang berhasil mencatatkan dua digit assist musim ini. Ia menyamai pencapaian winger Bayern Munich, Michael Olise (18 assist), dan playmaker Manchester United, Bruno Fernandes (12 assist).

Dimarco Tetap Rendah Hati

Menanggapi pujian dari Lautaro Martinez dan sorotan publik, Dimarco menunjukkan sikap rendah hati. “Terkait tembakan yang mengenai mistar itu, aku tidak menendangnya dengan baik,” katanya kepada DAZN, merujuk pada peluangnya yang membentur mistar. Ia menambahkan, “Aku enggak merasa aku adalah pemain yang istimewa. Di dalam sepakbola itu, ketika Anda tampil baik, Anda adalah seorang fenomena, tapi ketika Anda main jelek maka Anda tidak berguna. Pada akhirnya, hasil tim adalah yang penting, bukan individu.”

Advertisement