Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, yang sempat ditutup total untuk perayaan malam tanpa kendaraan atau car free night Tahun Baru 2026, dijadwalkan akan dibuka kembali secara normal pada pukul 06.00 WIB pagi ini.
Pembukaan Bertahap dan Pemantauan Arus Lalu Lintas
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengonfirmasi bahwa pembukaan jalur akan dilakukan secara bertahap. “Tadi dari Pak Kapolres menyampaikan dibuka berangsur pukul 02.00 WIB, nanti akan berlaku normal pada pukul 06.00 WIB pagi hari,” ujar Rudy pada Kamis (1/1/2026).
Meskipun demikian, kepolisian tetap siaga memantau volume kendaraan di kawasan Puncak. Rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang mungkin terjadi. “Tapi Polres Bogor melihat situasinya cukup dinamis. Apabila arus lalu lintas meningkat pasti akan ada rekayasa lalu lintas yang diterapkan,” jelas Rudy.
Kondisi Lalu Lintas dan Tingkat Hunian Hotel
Menurut Rudy, arus lalu lintas di kawasan Puncak pada malam perayaan terpantau terkendali. Hal ini didukung oleh rekayasa lalu lintas yang telah diterapkan sebelumnya.
Di sisi lain, sektor pariwisata menunjukkan geliat positif. Tingkat hunian atau okupansi hotel di kawasan Puncak dilaporkan mencapai lebih dari 60%. “Tapi alhamdulillah malam ini dengan beberapa rekayasa yang disiapkan malam hari ini arus lalu lintas di jalur Puncak dan kita juga melihat dari sektor pariwisata okunpansi hotel di atas 60%,” ungkap Rudy.
Penutupan Jalan Raya Puncak sendiri telah dimulai sejak pukul 21.00 WIB pada malam sebelumnya.






