Komedian sekaligus politikus Eko Patrio akhirnya angkat bicara mengenai peristiwa penjarahan yang menimpa rumahnya pada Agustus 2025 lalu. Kejadian tersebut sempat memaksa Eko dan keluarganya mengungsi ke rumah kontrakan di pinggiran Jakarta demi alasan keamanan.
Kini, Eko mengungkapkan bahwa ia tidak lagi tinggal di kawasan pinggiran kota, meskipun masih menempati tempat sementara yang sama. Saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan, Eko menjelaskan situasinya.
“Sekarang ya tinggal masih di tempat yang lama gitu ya. Masih, tapi sudah nggak di pinggiran kota,” ujar Eko Patrio, Minggu (8/2/2026).
Ia menambahkan, sebelumnya memang sempat memilih tinggal di kawasan pinggiran Jakarta setelah insiden penjarahan tersebut. “Kalau kemarin pinggiran kota, sekarang sudah di satu tempat ya insyaallah,” ungkapnya.
Mengenai kemungkinan kembali ke rumah lamanya yang sempat dijarah, Eko mengaku akan menunggu waktu yang tepat. “Insyaallah entar kalau sudah waktunya balik,” katanya.
Ketika ditanya apakah masih menyimpan trauma untuk kembali ke rumah tersebut, Eko memilih untuk menanggapinya dengan santai. “Ya pokoknya saya nikmati saja,” ucapnya singkat.
Eko Patrio dan Parlemen
Di kesempatan yang sama, Eko juga disinggung soal kemungkinan kembali ke Parlemen. Namun, ia justru mengalihkan pembicaraan dengan menyampaikan ucapan selamat kepada Ahmad Dhani atas pembukaan restoran barunya.
“Saya bangga dengan pembukaan kafenya. Karena saya lihat bukan hanya buat tempat makan, tapi juga bisa buat teman-teman yang ingin tahu lintas seni dan sebagainya bisa datang kemari,” ujar Eko.
Selain itu, Eko turut mengucapkan selamat kepada Ahmad Dhani yang akan segera menyandang status sebagai kakek. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menghadiri acara tujuh bulanan Al Ghazali, namun tetap menyempatkan diri hadir di malam pembukaan kafe tersebut.
“Selamat buat Mas Dhani menjadi kakek. Tadi siang saya minta maaf sama Al nggak bisa datang, tapi malam ini saya bisa datang di acara pembukaannya Javarock,” pungkas Eko.






