Suami almarhumah komedian Mpok Alpa, Ajie Darmaji, mendesak mantan manajer mendiang yang berinisial T untuk segera melunasi dugaan utang sebesar lebih dari Rp 2 miliar. Ajie Darmaji menyatakan tidak akan menerima pembayaran secara mencicil dan meminta T menyelesaikan kewajibannya secara penuh.
Desakan Pelunasan Utang
Langkah hukum kini tengah disiapkan oleh pihak keluarga Mpok Alpa terhadap T. Ajie Darmaji menegaskan bahwa persoalan ini telah berlarut-larut dan menyangkut hak anak-anak almarhumah yang masih balita. Ia berharap T segera mengembalikan dana yang diduga diselewengkan.
“Oh untuk T, segera lunasin kalau aku maunya. Bukan dicicil. Karena cicil-cicil sudah kelamaan, sudah kecapekan juga kita nunggunya,” tegas Ajie Darmaji saat ditemui di Cinere, Depok, Selasa (10/2/2026).
Kuasa hukum Ajie Darmaji, Zaki, menambahkan bahwa pihaknya masih membuka ruang penyelesaian secara persuasif, namun dengan batas waktu yang jelas. Ia mengingatkan konsekuensi dunia akhirat jika utang tersebut tidak segera dilunasi.
“Kalau bisa secepatnya, tolong diselesaikan. Utang itu bukan hanya di dunia, di akhirat juga ditagih. Almarhum dan Pak Ajie ini punya anak-anak yang masih balita, masih kecil, perlu sekolah dan biaya hidup. Kembalikan, sebelum kami mengambil tindakan tegas berupa ancaman pidana,” ujar Zaki.
Zaki juga memastikan bahwa pihaknya telah mengantongi seluruh bukti dugaan penyelewengan dana tersebut.
Potensi Korban Lain
Ajie Darmaji mengungkapkan adanya pihak lain yang juga merasa dirugikan oleh T dan berencana bergabung dalam laporan hukum. Pihak lain tersebut berasal dari kalangan yang sama, yakni dunia entertainment, khususnya di seputaran musik.
“Nanti juga ada orang yang mau bergabung buat laporan juga. Korbannya juga,” ungkap Ajie.
Komunikasi terakhir dengan korban lain terjadi sekitar dua bulan lalu. Rencana pertemuan tengah disiapkan untuk menggabungkan bukti-bukti guna membuat laporan bersama.
“Nanti mau ketemu. Biar gabungan ngumpulin bukti buat laporan bareng,” katanya.
Meskipun belum merinci jumlah pasti korban lain, Ajie memastikan tidak menutup kemungkinan jumlahnya lebih dari satu. Ia menyebut, pihak lain tersebut hanya belum bergabung saja dan masih dalam proses.
Pintu Damai Masih Terbuka
Ajie Darmaji dan tim kuasa hukumnya menegaskan pintu penyelesaian damai masih terbuka selama ada itikad baik dari pihak T. Namun, Ajie kembali menekankan keinginannya agar utang tersebut segera dilunasi sepenuhnya.
“Lunas begitu ya. Dicicil kelamaan. Kalau kelamaan, ya sudah saya serahkan sama Bang Zaki,” pungkas Ajie Darmaji.






