Aktor senior Diding Boneng, di usianya yang ke-75 tahun, memilih untuk tetap aktif berkarya di dunia teater dan berbagi ilmu dengan mengajar mahasiswa di beberapa kampus. Keputusan ini diambilnya meski rumah warisan kakek-neneknya yang berusia sekitar 100 tahun di kawasan Matraman Dalam, Pegangsaan 2, Jakarta Pusat, baru saja roboh.
Kondisi Kesehatan dan Aktivitas Teater
Pemilik nama asli Zainal Abidin ini mengungkapkan bahwa intensitasnya dalam menerima tawaran syuting film tidak lagi sebanyak dulu. Hal ini disebabkan oleh kondisi kesehatannya, terutama penyakit asma yang dideritanya. Namun, semangatnya untuk berkesenian tidak padam. Ia masih aktif di dunia teater, menyesuaikan kegiatannya dengan kondisi fisiknya.
“Kalau teater, insyaallah saya rutin. Walaupun cuma duduk gini, yang lain latihan saya duduk gini gak apa-apa kalau di teater ya karena saya belum mampu bergerak,” ujar Diding Boneng, Jumat (02/01/2026).
Ia menjelaskan bahwa jadwal kegiatannya di teater tidak menentu karena menangani beberapa grup sekaligus. Namun, hampir setiap hari ia memastikan kehadirannya di teater. “Suka-suka saya karena saya banyak pegang grup. Hari ini (grup) ini, besok ini, gitu-gitu. Jadi hampir setiap hari saya aktif di teater. Paling istirahatnya kalau udah, ‘Eh, gua capek, besok libur ya’. Besok break, kecuali gitu aja,” bebernya.
Berbagi Ilmu di Dunia Pendidikan
Selain aktif di teater, Diding Boneng juga kerap diminta untuk membimbing kelas akting. Permintaan ini umumnya datang secara kolektif dari institusi pendidikan, bukan atas permintaan pribadi.
“Mahasiswa yang pribadi jarang. Kolektif biasanya, atas nama kampus. Saya dipanggil atas nama kampus gitu. Ada dari beberapa, termasuk IPB Bogor ya, Bekasi Unisma. Unisma, IPB, saya ngajar di sana. Jadi atas nama kampus, tidak pribadi,” ungkapnya.
Kembali ke ‘Tanah Air’ Setelah Mengajar di Bekasi
Aktor kelahiran 3 Maret 1950 ini sempat tinggal di Bekasi untuk mempermudah mobilitasnya saat mengajar. Namun, ia kini telah kembali ke Jakarta setelah masa kontrak mengajarnya di Bekasi selesai.
“Saya tempo hari di Bekasi kontrak karena saya ngajar sanggar di Bekasi. Sekarang ngajarnya sudah selesai, nah jadi saya pulang. Udah gak di Bekasi lagi. Pulang ke sini, ke ‘Tanah Air’. Tanah Air saya ini, saya lahir di sini kok,” tukas Diding Boneng.






