Sepakbola

Bonucci Puji Allegri: Pelatih Terbaik dengan Intuisi Fenomenal dan Pendekatan Humanis

Advertisement

Mantan bek tangguh AC Milan dan Juventus, Leonardo Bonucci, melontarkan pujian setinggi langit kepada Massimiliano Allegri. Bonucci menyebut Allegri sebagai pelatih terbaik yang pernah ia miliki, menyoroti intuisi luar biasa dan kemampuannya dalam memanusiakan pemain.

Allegri Kembalikan Kejayaan Milan

Massimiliano Allegri kembali dipercaya menukangi AC Milan di awal musim ini dengan harapan besar untuk mengembalikan performa Rossoneri yang sempat terseok-seok dan gagal menembus kompetisi Eropa. Di bawah arahan Allegri, Milan menunjukkan performa yang menjanjikan dan kini bertengger di peringkat kedua Serie A, hanya tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan.

Rekam Jejak Gemilang Allegri

Allegri memiliki sejarah panjang dengan AC Milan, pernah melatih klub tersebut pada periode 2010-2014 dan berhasil mempersembahkan satu gelar Serie A serta satu Piala Super Eropa. Setelah itu, ia melanjutkan kariernya di Juventus, di mana ia menukangi klub tersebut dalam dua periode (2014-2019 dan 2021-2024). Bersama Si Nyonya Tua, Allegri meraih lima gelar Serie A.

Advertisement

Bonucci: Allegri Tahu Cara Keluarkan Potensi Pemain

Leonardo Bonucci, yang pernah berada di bawah asuhan Allegri di Juventus pada periode 2014-2017, mengakui kehebatan sang pelatih. Bonucci mengungkapkan bahwa Allegri memiliki cara unik untuk mengeluarkan potensi terbaik dari setiap pemainnya. Kunci utamanya adalah pendekatan humanis yang diterapkan Allegri, yang selalu menghindari perkataan negatif dan fokus pada kondisi terbaik pemain.

“Dalam hal intuisi, Allegri adalah pelatih terhebat yang pernah saya miliki,” ujar Bonucci seperti dikutip dari Football Italia. “Terkadang dia membuat keputusan yang tampak absurd, tetapi keputusan itu menghasilkan hasil. Menjadi pelatih memungkinkan Anda untuk melihat gambaran keseluruhan, sebagai pemain dan sebagai manusia. Dalam hal itu, Max adalah seorang master, sebuah fenomena. Dia tidak pernah berbicara negatif. Keluhan? Tidak pernah. Dia tahu bagaimana menempatkan pemain dalam kondisi terbaik,” jelasnya.

Advertisement