Sepakbola

Benfica Laporkan Federico Valverde ke UEFA atas Insiden Pukulan Wajah di Liga Champions

Advertisement

Lisbon – Klub sepak bola Portugal, Benfica, dilaporkan telah mengajukan keluhan resmi kepada UEFA terkait insiden pemukulan yang melibatkan pemain Real Madrid, Federico Valverde, terhadap pemain Benfica, Samuel Dahl. Kejadian ini terjadi dalam pertandingan leg pertama play-off 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Stadion Da Luz pada Rabu (18/2/2026).

Insiden di Tengah Pertandingan Sengit

Pertandingan antara Benfica dan Real Madrid berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tim tamu. Namun, laga tersebut diwarnai oleh beberapa insiden kontroversial. Salah satunya adalah tuduhan aksi rasisme yang dilayangkan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, kepada pemain Real Madrid, Vinicius Junior, pada menit ke-50. Wasit sempat menghentikan pertandingan untuk menerapkan protokol anti-rasisme.

Tujuh menit menjelang akhir waktu normal, insiden lain terjadi. Federico Valverde terlihat melayangkan pukulan menggunakan tangan kanannya ke wajah Samuel Dahl saat keduanya berebut bola lambung. Wasit yang memimpin pertandingan tidak memberikan hukuman atas tindakan tersebut. Skuad Benfica memprotes keputusan wasit dan meminta peninjauan melalui VAR, namun permintaan tersebut tidak diindahkan.

Advertisement

Benfica Yakin Ada Agresi yang Disengaja

Pihak Benfica meyakini bahwa tindakan Valverde merupakan gestur agresif yang disengaja dan seharusnya diganjar kartu merah. Mengutip laporan dari Mundo Deportivo, Benfica telah menyerahkan masalah ini kepada Komite Disiplin UEFA. Klub berharap otoritas sepak bola Eropa tersebut dapat meninjau kembali kejadian tersebut dan memberikan sanksi yang setimpal kepada Valverde.

Benfica dilaporkan telah mengumpulkan berbagai bukti, termasuk tayangan ulang pertandingan dan analisis dari pakar wasit. Hasil analisis tersebut mengindikasikan bahwa tindakan Valverde layak mendapatkan hukuman kartu merah. Laporan ini menambah ketegangan persaingan antara kedua klub, terutama setelah Real Madrid sebelumnya juga melaporkan dugaan rasisme yang dialami Vinicius Junior oleh Prestianni kepada UEFA.

Advertisement