Jakarta – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, mengungkapkan bahwa dirinya menerima 27 perintah langsung dari Presiden terpilih Prabowo Subianto. Salah satu instruksi penting yang diemban adalah meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pernyataan ini disampaikan Zulhas saat menghadiri acara PANFest di Senayan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (15/2/2026). Ia menyoroti isu kekurangan gizi yang masih melanda sebagian anak-anak di Indonesia.
“Banyak sekali anak-anak kita yang makannya kurang gizi, banyak. Ada yang telur dibelah delapan, ada yang tahu tempe, ada yang nggak ada, ini pakai garam doang, ada yang pakai kecap,” ujar Zulhas dalam sambutannya, menggambarkan kondisi miris yang ia temui.
Menurutnya, pencapaian swasembada pangan di Indonesia akan menjadi kunci untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak. Program MBG, lanjutnya, merupakan langkah nyata untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan nutrisi yang memadai.
“Oleh karena itu, kalau kita sudah swasembada pangan, ikan banyak, protein banyak, telur banyak, ayam banyak, beras banyak, kita kasih makan anak-anak Indonesia. Namanya MBG, ya, makan bergizi gratis. Sekarang anak-anak SMP sudah tahu chicken teriyaki. Uh, saya keliling terus,” tuturnya.
Zulhas juga berbagi pengalamannya sebagai Menko Pangan yang memiliki tanggung jawab besar dan jadwal padat. Ia mengaku bisa menghadiri 12 hingga 18 acara dalam sehari.
“Ini yang ngomong Menko Pangan. Ya, tanggung jawabnya banyak, dapat 27 perintah dari Bapak Presiden. Saya masih bisa turun satu hari 12 sampai 18 acara. Tuh, sampai kurus badannya tuh. Bisa turun ke rakyat 18, sampai 12 sampai 18 acara. Ini karena setengah hari, saya dapat 5 acara. Kalau sampai sore, 12,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Zulhas menekankan pentingnya kunjungan lapangan untuk program MBG guna memastikan keamanan dan kualitas makanan yang disajikan kepada anak-anak. Selain itu, ia juga menyoroti upaya membangun ekonomi desa melalui koperasi desa.
“Apa yang saya kunjungi? Anak-anak penerima MBG, aman nggak? Ya kan? Petani-petani kita bagaimana pendapatannya sekarang? Nelayan, kampung nelayan sudah dibangun apa belum? Ya. Kita akan membangun setiap desa pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, namanya Kopdes. Kita cek tiap desa, sudah dibangun apa belum,” jelasnya.
Ia menambahkan, kesibukannya turun ke daerah merupakan bagian dari tugasnya sebagai Menko Pangan. “Ya, saya turun ke daerah 4 hari, satu minggu. Satu hari keliling 12 sampai 18 acara. Ini Menko Pangan lho, yang sibuknya banyak, kerjaannya banyak. Jadi kalau anggota DPR enggak sempat turun, keterlaluan kata Rhoma Irama. Terlalu! Betul enggak?,” imbuhnya.






