Jakarta – Kecelakaan melibatkan dua bus Transjakarta terjadi di Koridor 13 ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2/2026) pagi. Insiden yang terjadi di jalur layang atau ‘jalur langit’ ini mengakibatkan sejumlah penumpang terluka.
PT TransJakarta membenarkan kejadian tersebut. Kepala Departemen Humas & CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyatakan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan armada bus operator BMP 263 dan MYS 17100. “Transjakarta memohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden kecelakaan yang melibatkan armada bus operator BMP 263 dan MYS 17100 di Koridor 13 (ruas Swadarma arah Cipulir), pagi ini, (23/2),” kata Ayu saat dihubungi, Senin (23/2/2026).
Ia menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah keselamatan pelanggan. “Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan pelanggan. Petugas telah melakukan evakuasi cepat ke halte terdekat, dan pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan,” ujarnya.
Fakta Kecelakaan TransJ di Jalur Langit
1. 23 Orang Luka Ringan
Berdasarkan pendataan polisi, sebanyak 23 penumpang mengalami luka ringan. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi hal ini. “Korban saat ini terdata 23 orang dan kondisi luka ringan,” kata Budi kepada wartawan, Senin (23/2).
Para korban luka merupakan penumpang TransJ yang melaju dari Cipulir ke Kebayoran Lama. Saat ini, mereka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. “Saat ini petugas lalu lintas sedang mengevakuasi korban ke RS terdekat untuk pemulihan dan lakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan pengaturan lalu lintas,” ujar Budi.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan bahwa bus TransJ yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dalam kondisi sarat penumpang karena bertepatan dengan jam berangkat kerja. “Luka 23 orang dialami penumpang dari Cipulir ke Kebayoran, posisi penuh karena mau berangkat kerja,” ujar Ojo.
2. Dua Penumpang Alami Patah Tulang
Dari 23 penumpang yang terluka, dua di antaranya mengalami patah tulang. Ojo Ruslani menyampaikan bahwa kedua korban patah tulang tersebut telah dibawa ke RS Sari Asih, Ciledug. “Dua orang patah tulang, dibawa ke RS Sari Asih, Ciledug,” kata Ojo.
3. Sopir Mengaku Mengantuk
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.15 WIB. Menurut Ojo Ruslani, kecelakaan melibatkan bus Transjakarta Bianglala yang dikemudikan pria berinisial Y, mengarah dari Kebayoran menuju Cipulir, dengan bus Transjakarta Mayasari Bakti yang dikemudikan oleh A, mengarah dari Cipulir ke Kebayoran. Sopir berinisial Y mengaku mengantuk saat mengemudikan busnya. “Persis jam 07.15 WIB Saudara Y mengaku tertidur, ngantuk, akhirnya bus yang dikemudikan Y lari ke jalur Saudara A. Mungkin karena kelelahan,” jelasnya.
4. Kondisi Jalur yang Berlubang
Pantauan di lokasi pada Senin (23/2/2026) siang, ditemukan sejumlah lubang di jalur langit Koridor 13. Lubang-lubang tersebut bervariasi ukurannya, mulai dari kecil hingga besar, dan semakin banyak ditemukan di area antara Halte Tegal Mampang hingga Halte CSW. Beberapa lubang terisi kubangan air hujan.
Kondisi jalan yang berlubang membuat bus melambat dan terkadang harus melewati jalur berlawanan. Meskipun sebagian lubang telah ditambal dengan aspal, beberapa tambalan terlihat tidak rata dan ada yang kembali berlubang.
Seorang penumpang bernama Ricky (34) mengungkapkan ketidaknyamanan akibat lubang tersebut. “Emang sih jalur atas itu lumayan banyak lubangnya. Ke penumpang juga jadi agak getar-getar gitu,” kata Ricky kepada wartawan. Ia berharap lubang di jalur langit segera diperbaiki.
5. Biaya Perawatan Korban Ditanggung TransJ
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa Transjakarta akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban kecelakaan. “Saya sudah mendapatkan data dari Transjakarta memang terjadi kecelakaan tepatnya dari Tegal Mampang menuju ke JORR. Korbannya 23 orang dan seluruhnya ditanggung sepenuhnya oleh Transjakarta,” kata Pramono di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2/2026).
Pramono menjelaskan bahwa dua korban dibawa ke RS Bakti Asih, sementara 21 lainnya dirawat di RS Sari Asih. Ia menegaskan penanganan medis dilakukan tanpa membebani korban. “Ini human error, bukan karena apa-apa. Mungkin tidurnya kurang sehingga busnya melintas ke arah berlawanan dan terjadi tabrakan,” ujarnya.
6. Penumpang Terluka Dipulangkan
Sebanyak 23 pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan medis dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit. “Sebanyak 23 pelanggan mengalami luka ringan dan telah dievakuasi ke RS Sari Asih Ciledug dan RSU Bhakti Asih. Seluruhnya sudah pulang dari rumah sakit,” kata Ayu Wardhani.
Dua pramudi yang terlibat dalam insiden tersebut dipastikan dalam kondisi baik. Transjakarta menegaskan akan menanggung seluruh biaya pengobatan. Layanan operasional Transjakarta Koridor 13 dilaporkan tetap beroperasi normal.
Proses evakuasi bus yang terlibat telah selesai dilakukan pada pukul 10.50 WIB. Terkait proses hukum, Transjakarta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian yang saat ini ditangani oleh Polda Metro Jaya. “Transjakarta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian. Saat ini kasusnya ditangani oleh Polda Metro Jaya,” imbuh Ayu.






