Jakarta – Wardatina Mawa, yang akrab disapa Mawa, menyatakan komitmennya untuk terus mengawal laporan dugaan perselingkuhan yang melibatkan suaminya, Insanul Fahmi, dan Inara Rusli. Laporan yang telah diajukan ke Polda Metro Jaya ini kini telah memasuki tahap penyidikan.
Sikap di Bulan Ramadan
Di tengah proses hukum yang sedang berjalan, Mawa ditanya mengenai kemungkinan adanya perdamaian, terutama mengingat bulan Ramadan yang identik dengan momen saling memaafkan. Ia mengakui pentingnya sikap saling memaafkan di bulan suci ini.
“Oh kalau soal itu ini mungkin di bulan puasa, namanya ya kita kan harus saling memaafkan ya,” ujar Wardatina Mawa saat ditemui di Polda Metro Jaya, kemarin.
Syarat Maaf dan Kesulitan Melupakan
Namun, Mawa menegaskan bahwa keputusan untuk berdamai sepenuhnya bergantung pada sikap Insanul Fahmi. Ia mengaku masih sangat sulit untuk menerima dan melupakan peristiwa perselingkuhan yang terjadi antara suaminya dan Inara Rusli.
“Tapi balik lagi, tergantung dianya kayak gimana. Dan saya berusaha, berusaha memaafkan karena, sangat sulit untuk melupakan peristiwa kejadian yang sudah mereka lakukan,” ungkapnya.
Fokus pada Anak dan Doa
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai permasalahan yang sedang dihadapinya, ibu satu anak ini hanya meminta dukungan doa.
“Mohon doanya ya,” tuturnya singkat.
Saat ini, Wardatina Mawa menyatakan fokus utamanya adalah pada kegiatan sehari-hari dan memberikan yang terbaik bagi buah hatinya.
(Video: Jalani Pemeriksaan 4,5 Jam, Wardatina Mawa Dicecar 27 Pertanyaan)






