Berita

Wanita Mabuk Tabrak Pagar Rumah Putri Jusuf Kalla, Beriktikad Baik Ganti Rugi

Advertisement

Jakarta – Sebuah insiden kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Rabu (18/2/2026) dini hari. Sebuah mobil Hyundai Santa Fe yang dikemudikan oleh wanita berinisial HP menabrak pagar rumah putri bungsu Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), Chairani Kalla, atau yang akrab disapa Ade.

Awalnya, informasi yang beredar menyebutkan bahwa pagar rumah JK yang ditabrak. Namun, Ade mengklarifikasi bahwa rumahnya dan kediaman JK memang berada dalam satu lokasi yang terdiri dari beberapa bangunan.

Ade menjelaskan bahwa pengemudi mobil, HP, dalam kondisi mabuk saat kejadian. Meskipun demikian, HP menunjukkan iktikad baik dengan mendatangi kediaman Ade pada siang harinya untuk meminta maaf dan menyatakan kesanggupan mengganti rugi.

“Orangnya beriktikad baik untuk datang tadi, tadi baru aja siang ini, sore ini. Dan dia datang, alhamdulillah dia minta maaf, dia bilang akan mengganti rugi. Saya bilang terima kasih atas iktikad baiknya sudah datang, terima kasih udah mau bertanggung jawab materi, tapi itu nomor dua materi. Yang pertama itu harus pertanggungjawaban moral, harus,” ujar Ade saat ditemui di kediamannya, Sabtu (21/2/2026).

Ade menekankan pentingnya pertanggungjawaban moral dari HP. Ia ingin pengemudi tersebut mengakui kesalahannya mengemudi dalam pengaruh alkohol.

“Jadi itu saya mau, mbaknya bertanggung jawab moral. Ngaku mbaknya dalam keadaan pengaruh alkohol nggak. Nah alhamdulillah dia ngaku, dia bilang ‘Iya Bu, saya dalam pengaruh alkohol. Saya memang mabuk pada saat itu dan saya minta maaf, saya di luar kendali’, gitu,” jelas Ade.

Advertisement

Selanjutnya, Ade meminta HP untuk menuliskan pernyataan tertulis mengenai kondisinya saat itu. HP pun bersedia membuat surat pernyataan yang menyatakan bahwa ia mengemudi di bawah pengaruh alkohol.

“Nah saya bilang, ‘boleh nggak tulis pernyataan bahwa memang saya dalam pengaruh alkohol?’, Nah alhamdulillah beliau mau tulis. Nah saya sudah foto, saya simpan untuk saya gitu. Jadi saya yang penting ada bukti kalau dia memang mabuk dan pernyataan polisi salah, gitu,” imbuh Ade.

Ade memastikan bahwa permasalahan ini telah selesai dan ia telah memaafkan HP. Ia mengaitkan sikap memaafkan tersebut dengan semangat bulan Ramadan yang mengajarkan kesabaran dan keikhlasan.

“Iya (saya memaafkan). Di bulan Ramadan kan kita harus ini ya, harus belajar sabar dan ikhlas memang di sini, gitu,” pungkasnya.

Mobil Hyundai Santa Fe yang dikemudikan HP menabrak pagar rumah Ade pada Rabu (18/2) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. HP saat itu melaju dari arah Kemang menuju kediamannya di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Murodih, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden tersebut.

Advertisement