Berita

Wamendagri Lepas 776 Praja IPDN ke Aceh Tamiang untuk Percepat Pemulihan Pascabencana

Advertisement

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus melepas secara resmi 776 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) gelombang II yang akan bertugas membantu percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Lapangan Parade IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada hari ini, Jumat (6/2/2026).

Peran Praja IPDN dalam Pemulihan Aceh Tamiang

Sebanyak 776 peserta, terdiri dari 721 praja IPDN dan 55 aparatur sipil negara (ASN) pendamping, akan mengabdikan diri di Aceh Tamiang mulai tanggal 6 Februari hingga 6 Maret 2026. Penugasan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang sedang digalakkan di wilayah tersebut.

Wamendagri Wiyagus menyampaikan bahwa kehadiran para praja ini sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera. Beliau secara rutin memantau progres pemulihan di berbagai daerah.

“Dan kehadiran praja setelah ini juga bagian dari apa yang sedang dipimpin oleh Bapak Mendagri,” ujar Wiyagus dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

Wiyagus berpesan agar para praja dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai kepemimpinan pemerintahan yang telah mereka pelajari di kampus. Pengalaman ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Apresiasi Mendalam dari Bupati Aceh Tamiang

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kerap menekankan bahwa penugasan di Aceh Tamiang adalah kesempatan berharga bagi para praja untuk mengimplementasikan keilmuan mereka secara langsung. Hal ini terbukti dari apresiasi mendalam yang disampaikan oleh Bupati Aceh Tamiang kepada Wamendagri.

Advertisement

“Bupati mengatakan sungguh sangat terbantu dan sangat luar biasa. Etos kerja yang ditunjukkan oleh para praja ini benar-benar memberikan motivasi bukan hanya kepada bupati, tapi kepada seluruh ASN yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang,” ungkap Wiyagus, mengutip pernyataan Bupati.

Para praja IPDN ini nantinya akan fokus pada dua hal utama: mendorong pemulihan layanan publik dan penguatan kapasitas administrasi pemerintahan daerah. Diharapkan, kontribusi mereka dapat mempercepat pemulihan fasilitas publik di kawasan terdampak bencana.

“Oleh karena itu, saya berpesan agar seluruh praja senantiasa menjunjung tinggi disiplin, kemudian loyalitas, dan etika kepamongprajaan. Jaga sikap, jaga perilaku, serta jadilah teladan di tengah masyarakat,” pungkas Wiyagus.

Turut hadir dalam acara pelepasan tersebut Rektor IPDN Halilul Khairi beserta jajaran pejabat terkait di lingkungan IPDN.

Advertisement