Berita

Wamendagri Akhmad Wiyagus Tekankan Sinergi Pejabat Kuningan untuk Visi Bupati dan Presiden

Advertisement

Kuningan, Jawa Barat – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus membuka kegiatan Retret Pejabat Administrator Kabupaten Kuningan yang diselenggarakan di Ballroom Arya Kemuning, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Jumat (06/02/2026). Dalam arahannya, Wiyagus menekankan pentingnya sinergi seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk mewujudkan visi dan misi kepala daerah.

Membangun Superteam untuk Visi Daerah dan Nasional

Wiyagus menyatakan bahwa retret ini merupakan bagian dari upaya membentuk superteam yang solid. “Retret juga bagian dari membentuk superteam ya, untuk mencapai visi dan misi Bapak Bupati tentunya. Sebagai bagian dari visi-misi Bapak Presiden Prabowo tentunya,” ujar Wiyagus dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (07/02/2026).

Ia menambahkan, pelaksanaan retret sangat krusial dalam membangun keselarasan visi dan misi antara pemerintah pusat dan daerah. Kegiatan ini juga berperan memperkuat harmonisasi kebijakan, sehingga dapat mencegah tumpang tindih implementasi di lapangan.

Fokus pada Penguatan SDM dan Kemandirian Fiskal Daerah

Lebih lanjut, Wiyagus memaparkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 yang berfokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi Indonesia Emas 2045. Pengembangan SDM menjadi kunci utama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam mengimplementasikan kebijakan, Wiyagus mengakui adanya berbagai tantangan yang dihadapi daerah, termasuk Pemkab Kuningan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kebijakan yang berbasis pada kondisi spesifik masing-masing daerah.

Dari sisi pengelolaan keuangan daerah, pemerintah pusat melakukan penyesuaian alokasi dana transfer ke daerah sebagai bagian dari konsolidasi fiskal nasional. Hal ini menjadi peluang bagi daerah untuk meningkatkan kemandirian fiskal.

“Oleh karena itu, di sini pemerintah daerah dituntut untuk mampu mengelola APBD secara efektif dan berkualitas, dengan menetapkan skala prioritas belanja, mengoptimalkan pendapatan asli daerah, serta mendorong inovasi pembiayaan melalui kerja sama dengan swasta dan optimalisasi BUMD,” jelas Wiyagus.

Advertisement

Kolaborasi Pusat-Daerah Kunci Atasi Tantangan

Menghadapi berbagai tantangan, Wiyagus menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi yang optimal terbukti berhasil menekan angka inflasi agar lebih terkendali, seperti yang terjadi saat penanganan pandemi Covid-19.

Wiyagus berharap pemerintah daerah, termasuk Pemkab Kuningan, dapat menyambut dan mendukung program prioritas Presiden yang tertuang dalam Asta Cita. Ia meyakini program tersebut akan mendorong kesejahteraan rakyat.

“Kami berharap seluruh Pemda dapat menyambut dan mengimplementasikan program-program ini secara bersungguh-sungguh, terencana, kemudian juga berkelanjutan. Hal ini menjadi kunci agar kehadiran negara melalui berbagai kebijakan dan program pembangunan ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” pungkas Wiyagus.

Kunjungan ke Satuan Pelayanan Gizi dan Sekolah

Usai membuka retret, Wiyagus juga mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kasturi di Kabupaten Kuningan untuk meninjau langsung proses pembuatan dan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia kemudian melanjutkan kunjungan ke SMP Negeri 6 Kuningan untuk berinteraksi dengan guru dan siswa serta menyaksikan kegiatan belajar mengajar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kuningan.

Advertisement