Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono memberikan arahan penting dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang diikuti oleh personel pengemban fungsi lalu lintas dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di jajaran Polda Metro Jaya. Dalam pengarahannya, Dekananto secara tegas berpesan agar seluruh jajaran mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
Penguatan Kapasitas Personel di Tengah Dinamika Masyarakat
Bimtek yang diselenggarakan di Auditorium Mutiara STIK Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (1/2/2026) ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas personel. Dekananto menyoroti betapa cepatnya dinamika perubahan perilaku masyarakat dan perkembangan situasi sosial yang terus bergerak. Ia menekankan bahwa kondisi ini menuntut kesiapan dan kesamaan langkah dari seluruh jajaran Polri.
“Perubahan masyarakat dan situasi saat ini berkembang sangat cepat. Karena itu, seluruh jajaran harus memiliki kesamaan cara bertindak, cara berkomunikasi, dan cara melayani masyarakat,” ujar Dekananto dalam keterangannya.
Fungsi Lantas dan SPKT sebagai Garda Terdepan Pelayanan
Dekananto menjelaskan bahwa fungsi lalu lintas dan SPKT merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepolisian, mengingat kedua satuan kerja ini paling sering berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, profesionalisme dan ketegasan dalam menjalankan tugas harus selalu diiringi dengan sikap humanis serta komunikasi yang santun, terutama saat memberikan pelayanan.
“Sebagian besar masyarakat datang ke kantor polisi dengan berbagai keperluan. Sikap, tutur kata, dan komunikasi kita harus dijaga agar tidak menimbulkan rasa tidak nyaman atau melukai perasaan masyarakat,” tegasnya.
Integritas dan Kepercayaan Publik sebagai Pilar Utama
Selain menekankan aspek pelayanan, Dekananto juga mengingatkan pentingnya soliditas internal dan integritas personel dalam menjaga marwah institusi Polri. Ia menuntut seluruh anggota untuk bekerja dengan jujur, bertanggung jawab, dan menghindari segala bentuk pelanggaran.
Menutup kegiatan tersebut, Dekananto mengajak seluruh personel untuk aktif membangun kepercayaan publik. Hal ini dapat dicapai melalui pelayanan yang baik, komunikasi yang santun, serta penerapan prinsip senyum, sapa, salam (3S).
“Kita harus mengambil hati masyarakat. Dari situlah kepercayaan publik terhadap Polri akan tumbuh dan terus meningkat,” pungkasnya.






