Berita

Update Bencana Sumatera: 1.182 Meninggal, 145 Hilang, 238 Ribu Mengungsi

Advertisement

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data terbaru korban jiwa akibat bencana alam yang melanda wilayah Sumatera. Hingga Jumat, 10 Januari 2026, total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.182 orang.

Rincian Korban dan Pengungsi

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan penambahan korban jiwa dalam dua hari terakhir berasal dari beberapa daerah. “Dalam dua hari ini ada penambahan korban jiwa meninggal dunia dari Aceh Utara 1 jiwa, Langkat 2 jiwa dan Tapanuli Tengah 1 jiwa, sehingga ini menambah jumlah total korban jiwa meninggal dunia menjadi 1.182 jiwa,” ujar Muhari dalam konferensi pers, Jumat (9/1/2026).

Selain korban jiwa, BNPB juga melaporkan masih ada 145 orang yang dinyatakan hilang. Sementara itu, jumlah pengungsi mencapai 238.627 jiwa. “Kemudian untuk korban hilang, per hari ini menjadi 145 jiwa dan saudara-saudara kita yang masih mengungsi itu 238.627 jiwa,” tambahnya.

Advertisement

Status Tanggap Darurat di Aceh

Muhari merinci status tanggap darurat di Provinsi Aceh. Saat ini, empat kabupaten di Aceh masih berstatus tanggap darurat. Sementara itu, 14 provinsi lainnya telah beralih dari status tanggap darurat ke masa transisi darurat. “Untuk status per kabupaten ini di Provinsi Aceh per hari ini yang sudah menyatakan bergeser dari tanggap darurat ke transisi darurat itu 14 provinsi, masih ada 4 provinsi yang masih memperpanjang status tanggap darurat Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tamiang dan PidieJaya,” jelasnya.

Gubernur Provinsi Aceh telah memperpanjang status tanggap darurat selama 14 hari ke depan, terhitung sejak 8 Januari hingga 22 Januari 2026. Perpanjangan ini dilakukan karena masih ada empat kabupaten atau kota dari total 18 kota yang terdampak di Provinsi Aceh yang masih memperpanjang status tanggap darurat. “Status provinsi sendiri tadi malam Gubernur Provinsi Aceh memperpanjang status tanggap darurat hingga 14 hari ke depan terhitung 8 hingga 22 Januari ini dikarenakan masih ada 4 kabupaten kota dari total 18 kota terdampak di Provinsi Aceh yang masih memperpanjang status tanggap darurat,” pungkas Abdul Muhari.

Advertisement