Seekor ular sanca berukuran tiga meter ditemukan di dalam saluran pembuangan limbah di sebuah rumah pemotongan ayam (RPA) di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Kejadian ini membuat warga resah dan segera melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran (damkar) untuk dilakukan evakuasi.
Menurut Komandan Regu Damkar Sektor Cileungsi, Zakaria, pemilik RPA menyadari keberadaan ular tersebut di dalam pipa saluran limbah. Merasa khawatir, pemilik usaha kemudian menghubungi damkar untuk meminta bantuan penanganan.
“Pemilik usaha melihat keberadaan ular di dalam pipa saluran pembuangan limbah pemotongan ayam. Merasa khawatir dengan keberadaan ular tersebut, kemudian melaporkan kepada Damkar Sektor Cileungsi, untuk dilakukan pencarian dan penanganan,” ujar Zakaria dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (6/1/2026).
Zakaria menjelaskan bahwa laporan mengenai ular sanca tersebut diterima sekitar pukul 08.10 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim damkar Sektor Cileungsi segera diberangkatkan ke lokasi kejadian.
“Anggota Sektor Cileungsi mendapatkan Laporan adanya ular sanca di saluran air limbah pembuangan Pemotongan Ayam, setelah menerima laporan tim diberangkatkan berjumlah 3 orang,” jelas Zakaria.
Setibanya di lokasi, petugas damkar mendapati ular sanca tersebut berada di dalam pipa saluran air. Untuk mengeluarkan ular dari dalam pipa, petugas menggunakan cairan detergen.
“Tim sempat mendapati kendala saat akan mengevakuasi karena posisi ular berada di dalam pipa saluran air. Tim berkoordinasi dengan pelapor untuk menyediakan cairan detergen, agar ular dapat keluar dari pipa saluran pembuangan air. Setelah ular keluar, tim berhasil mengevakuasi ular tersebut,” ungkap Zakaria.
Ular yang berhasil dievakuasi dipastikan berjenis sanca dengan panjang sekitar tiga meter. Saat ini, ular tersebut telah diamankan dan dibawa ke markas komando (mako) damkar Sektor Cileungsi.
“Ular berjenis sanca, panjang kurang lebih sekitar tiga meteran. Ular sudah diamankan dan dievakuasi ke mako damkar Sektor Cileungsi,” imbuhnya.






