Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 telah resmi dimulai di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten. Kodim 0602/Serang akan fokus pada pembukaan lahan untuk jalan baru dan perbaikan rumah warga yang tidak layak huni.
Pembukaan Resmi dan Dukungan Pemerintah
Upacara pembukaan TMMD ke-127 dilaksanakan di Lapangan Bola Mini Alun-alun Kecamatan Cikeusal pada Selasa (10/2/2026). Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, bertindak sebagai inspektur upacara. Ia didampingi oleh Komandan Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Serang dan pejabat Korem 064/Maulana Yusuf.
Bupati Zakiyah menyatakan apresiasinya terhadap program TMMD. Menurutnya, program ini sangat membantu pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Ia menekankan bahwa TMMD bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan instrumen strategis negara.
“TMMD adalah bukti nyata kehadiran negara di desa. Yang dibangun bukan hanya jalan, rumah, atau fasilitas umum, tetapi juga harapan, kemandirian, dan masa depan masyarakat,” ujar Bupati Zakiyah.
Advertisement
Fokus Pembangunan dan Kemanunggalan TNI-Rakyat
Komandan Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, menjelaskan bahwa TMMD ke-127 dirancang sebagai operasi teritorial terpadu dengan orientasi hasil yang nyata di lapangan. Tujuannya adalah agar manfaat pembangunan langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Seluruh sasaran dirancang agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi ketahanan wilayah,” kata Kolonel Oke.
Sasaran Fisik TMMD Ke-127
Program TMMD ke-127 di Cikeusal mencakup berbagai sasaran fisik utama dan tambahan:
- Pembukaan jalan baru sepanjang 800 meter.
- Peningkatan jalan (pengerasan dan hotmix) di beberapa titik.
- Pembangunan tembok penahan tanah (TPT).
- Pembangunan gorong-gorong.
- Pembangunan jalan lingkungan.
- Rehabilitasi dua unit mushola.
- Perbaikan 10 unit rumah tidak layak huni (rutilahu).
- Pembangunan lima titik sumur bor.
- Pembangunan 10 unit MCK.
- Penguatan ketahanan pangan di lahan sawah seluas 2 hektare.
- Penanaman 250 batang pohon.





