Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO). Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengumumkan bahwa tiga JPO strategis akan segera dilengkapi fasilitas yang sepenuhnya ramah disabilitas.
Tiga JPO Prioritas
JPO yang akan direvitalisasi mencakup kawasan Sarinah, Kebayoran Lama, dan Senayan. “Akan ada tiga JPO yang segera betul-betul full untuk disabilitas, yaitu yang ada di Sarinah, Kebayoran Lama, dan satu lagi di Senayan,” ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Fasilitas Lengkap di JPO Sarinah
Secara spesifik, Anies menjelaskan bahwa JPO Sarinah akan menjadi percontohan dengan penambahan fasilitas lift di kedua sisinya. Tujuannya adalah untuk memudahkan akses bagi penyandang disabilitas, lansia, serta warga yang memiliki keterbatasan mobilitas lainnya untuk menyeberang jalan dengan aman dan nyaman. “JPO Sarinah kiri-kanannya nanti ada lift. Kemudian akan bisa langsung orang untuk naik transportasi Transjakarta,” jelasnya.
Keselamatan Pejalan Kaki Tetap Terjaga
Selain peningkatan fasilitas di JPO, Anies menegaskan bahwa fasilitas penyeberangan sebidang atau pelican crossing tetap akan dipertahankan dan difungsikan. Pengaturan ini dinilai penting untuk memastikan keselamatan seluruh pejalan kaki, baik yang menggunakan JPO maupun yang menyeberang di permukaan jalan. “Pelican cross-nya tetap berjalan. Jadi JPO di atasnya jalan, pelican cross-nya juga jalan,” terangnya.
Anies berharap upaya penguatan akses disabilitas di JPO ini dapat berkontribusi signifikan dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang lebih inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.






