Sebanyak tiga unit pesawat tempur Rafale pesanan Indonesia telah tiba di Tanah Air. Pesawat buatan Prancis ini dilaporkan sudah siap untuk dioperasikan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).
Pesawat Tiba di Pekanbaru
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait, mengonfirmasi kedatangan tiga unit pesawat tempur Rafale tersebut. Menurutnya, pesawat-pesawat itu kini berada di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
“Tiga unit pesawat tempur Rafale telah tiba di Indonesia dan saat ini berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. Secara administratif dan teknis, pesawat tersebut telah diserahterimakan dan sudah dapat digunakan oleh TNI AU,” ujar Rico dalam keterangan resminya, Selasa (27/1/2026).
Kedatangan tiga unit ini merupakan bagian dari gelombang pertama pengiriman total 42 unit Rafale yang dipesan Indonesia. Rico tidak merinci jadwal kedatangan gelombang pesawat berikutnya.
Penguatan Armada Tempur
Dengan hadirnya pesawat tempur Rafale, Rico memastikan kekuatan TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia akan semakin meningkat. Pesawat ini diharapkan dapat memperkuat pertahanan udara nasional.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan RI telah memfinalisasi kontrak pembelian 42 jet tempur Rafale dari produsen Dassault Aviation, Prancis. Kontrak pembelian tahap ketiga untuk 18 unit terakhir telah efektif.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Edwin Adrian Sumantha, menjelaskan bahwa kontrak efektif tersebut menjadi dasar bagi Dassault Aviation untuk memulai produksi 18 unit terakhir jet tempur Rafale pesanan Indonesia.
“Kemenhan RI sebelumnya telah mengefektifkan kontrak pengadaan tahap pertama dengan Dassault Aviation pada September 2022 sejumlah enam unit dan Agustus 2023 sejumlah 18 unit. Totalnya pengadaan pesawat tempur Rafale oleh Kementerian Pertahanan RI berjumlah 42 unit,” ungkap Edwin.
Edwin menambahkan bahwa pesawat tempur Rafale pertama pesanan Indonesia dijadwalkan tiba di tanah air pada awal tahun 2026.






