Tiang-tiang listrik di berbagai sudut permukiman Jakarta tidak hanya menjalankan fungsi utamanya sebagai penyangga kabel listrik. Objek vital ini juga kerap ‘terbebani’ fungsi lain, mulai dari menjadi media iklan liar hingga penanda patroli malam oleh petugas keamanan lingkungan.
Di kawasan permukiman RW 015, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, pantauan detikcom pada Sabtu (10/1/2026) menunjukkan hampir setiap tiang listrik dipenuhi berbagai macam stiker iklan. Jasa sedot WC, tukang bangunan, hingga tawaran pinjaman uang terpampang jelas, seringkali ditempel berlapis-lapis menutupi iklan lama.
Kondisi ini membuat permukaan tiang listrik menjadi lengket dan menghitam akibat bekas lem yang mengelupas. Nomor telepon yang dicetak besar seolah bersaing menarik perhatian pengendara maupun pejalan kaki.
Namun, fungsi tiang listrik di area ini tidak berhenti sebagai papan reklame dadakan. Memasuki dini hari, tepatnya pukul 01.00 WIB, suara ‘duk..duk..’ mulai terdengar. Seorang petugas hansip memukul tiang listrik dengan benda keras, menandakan dimulainya patroli malam. Pola pukulan ini berulang setiap jam, sekitar pukul 02.00 WIB, dan kembali terdengar empat kali menjelang subuh, pukul 04.00 WIB.
Tradisi memukul tiang listrik sebagai penanda ronda ini telah berlangsung puluhan tahun. Ketua RT 011, Wagino (60), menjelaskan bahwa tradisi ini sudah ada sejak ia pertama kali tinggal di kawasan tersebut pada tahun 1993.
“Pukulan itu tanda ke warga kalau hansip masih keliling,” ujar Wagino saat ditemui di Kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
Bagi sebagian warga, suara pukulan tiang listrik di tengah malam justru memberikan rasa aman. Nur, salah seorang warga, mengaku merasa was-was jika malam terasa terlalu sunyi tanpa suara patroli.
“Kalau dengar bunyi itu, rasanya tenang. Berarti masih ada yang jaga,” tuturnya.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi keamanan modern, tiang listrik di Jakarta tetap setia menjalankan peran gandanya. Menjadi saksi bisu dinamika perkotaan, dari ‘papan iklan’ di siang hari hingga ‘alarm’ keamanan di malam hari.






