Sebuah insiden tragis terjadi di Kelurahan Bondongan, Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Kamis (29/1/2026) sore. Tembok Penahan Tanah (TPT) setinggi dua meter dilaporkan longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan seorang warga meninggal dunia tertimbun material longsor.
Kronologi Kejadian
Ketua RT Surya Atmaja, yang ditemui di lokasi kejadian, membenarkan peristiwa nahas tersebut. “Iya jadi yang terjadi adalah TPT ambruk, kemudian ada korban satu orang yang ketimpa. Iya sempat tertimbun, atas nama Ibu Aminah,” ujar Surya.
Menurut Surya, insiden ini terjadi sekitar pukul 18.20 WIB, saat hujan deras sedang melanda. TPT yang berlokasi tepat di depan rumah korban tiba-tiba ambruk dan menimpa korban yang sedang berada di luar rumah.
“Jadi beres salat dia (korban) keluar mau beres-beres warung, di situ kejadiannya. Jadi korban tertimbun, dia lagi jalan depan rumahnya, terus ketimpa TPT yang longsor,” jelas Surya.
Kondisi Lokasi dan Proses Evakuasi
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa TPT yang longsor berada persis di depan rumah korban. Area tersebut merupakan bagian dari gang sempit di permukiman padat penduduk dengan kondisi jalan yang menurun. Material longsor berupa batu dan tanah menutupi jalan setapak yang memisahkan rumah korban dengan TPT yang ambruk. Beruntung, rumah korban dilaporkan aman dan tidak terdampak langsung oleh longsoran.
Proses evakuasi korban dilaporkan memakan waktu kurang lebih satu jam. Kendala utama dalam evakuasi adalah material longsor berupa batu yang membuat petugas kesulitan mengangkatnya tanpa membahayakan korban.
“Kira-kira satu jam itu evakuasinya, baru kena diangkat. Kesulitannya tertimbun material batu itu yang susah ngangkatnya. Kalau terlalu keras kita buru buru kan takut krna jenazahnya, korbannya. Korban meninggalnya disini (di lokasi), tapi tadi dibawa ke rumah sakit sama petugas,” ungkap Surya.
Peristiwa ini menambah daftar kejadian longsor di wilayah Bogor yang kerap terjadi saat musim hujan.






