Berita

Tanggul Kali Angke Jebol, 550 KK di Tangerang Terpaksa Mengungsi ke Balai Warga

Advertisement

Sebanyak 550 Kepala Keluarga (KK) di Perumahan Pinang Griya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, terpaksa mengungsi akibat jebolnya tanggul Kali Angke. Warga kini berlindung di Balai Warga dan rumah kerabat terdekat.

Ratusan Rumah Terendam Banjir

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (23/1/2026) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Hujan deras yang mengguyur semalaman menyebabkan peningkatan debit air Kali Angke. Akibatnya, tanggul yang berada persis di pinggir rumah warga tak mampu menahan beban air dan jebol.

Kapolsek Pinang, Iptu Adityo Wijanarko, menjelaskan bahwa jebolnya tanggul menyebabkan luapan air masuk ke permukiman warga. “Di RW 6 Kelurahan Pinang total 550 KK dengan total jiwa 1.800,” ujar Iptu Adityo Wijanarko dalam sebuah video yang beredar.

Dalam video tersebut, terlihat warga telah meninggalkan rumah mereka untuk mencari tempat yang lebih aman. “Sementara seluruh warga untuk meninggalkan lokasi mencari tempat tinggal di tempat kerabat terdekat dan balai warga,” imbuhnya.

Advertisement

Tidak Ada Korban Jiwa

Iptu Adityo memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Ia juga menambahkan bahwa tembok rumah warga yang jebol akibat luapan air tersebut merupakan rumah kosong yang tidak berpenghuni. “Itu rumah kosong, tidak ada penghuninya,” tegasnya.

Tanggul yang jebol ini berjarak sangat dekat dengan rumah-rumah warga. Ruang kosong di antara tanggul dan rumah dimanfaatkan air untuk masuk, menyebabkan banjir di kompleks perumahan tersebut.

Advertisement