Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, memberikan tanggapan terkait wacana dukungan partainya untuk Presiden Prabowo Subianto dalam periode kedua. Paloh menyatakan bahwa NasDem saat ini tengah mempertimbangkan hal tersebut. “Nah itu nanti kita sedang pikirkan, kan kita ada di sana,” ujar Surya Paloh di NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (21/2/2026).
Menanggapi usulan mengenai koalisi permanen, Paloh menilai bahwa usulan tersebut dapat dipertimbangkan. Ia menekankan pentingnya kemajuan bangsa dan negara sebagai tujuan utama.
Pentingnya Kemajuan Bangsa dan Persatuan
“Koalisi permanen boleh aja dipertimbangkan. Nggak ada masalah, tetapi belum kita putuskan kan. Dipertimbangkan bagus. Sekali lagi, esensi yang paling utama gol besar kita apa? Jawabannya sederhana, kemajuan kita dalam berbangsa dan bernegara. Siapa saja? Semua kita,” ujar Paloh.
Ia menambahkan bahwa dalam mencapai kemajuan tersebut, perbedaan suku, agama, maupun latar belakang sosial seharusnya dikesampingkan. “Ketika kita bicara semua kita, maka pengkotakan yang terjadi karena baik itu perbedaan suku, agama, ya, latar belakang status sosial dan sebagainya, itu harusnya kita nomor duakan. Kalau kita tidak bisa hilangkan sama sekali. Yang paling ideal itu jangan lagi berpikir ke arah sana. Nah, nalar berpikir seperti ini,” tambahnya.
Arahan Jokowi untuk Dukungan Prabowo-Gibran
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa dirinya telah memerintahkan relawan Bara JP untuk mendukung Prabowo-Gibran dalam dua periode. Arahan ini, menurut Jokowi, telah disampaikan sejak lama.
“Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu (dukung Prabowo-Gibran dua periode),” kata Jokowi saat dikonfirmasi mengenai pernyataan relawan Bara JP yang mengaku mendapat arahan tersebut, seperti dilansir detikJateng, Jumat (19/9/2025).
Jokowi kembali menegaskan perintahnya kepada relawan untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran di periode kedua. “Ya memang sejak, apa, saya perintahkan seperti itu untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo-Gibran dua periode,” ungkapnya.
Ketika ditanya apakah Prabowo-Gibran akan kembali maju pada Pilpres 2029, Jokowi memilih untuk tidak menjawab secara langsung. Ia hanya menyatakan bahwa hal tersebut adalah informasi yang disampaikannya kepada para relawan. “(Bapak dukung dua periode?) Saya sampaikan itu ke relawan. Karena ada yang bertanya mereka,” pungkasnya.





