Jakarta – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis temuan terbarunya mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap berbagai institusi di Indonesia. Hasil survei yang dilakukan pada 15-21 Januari 2026 ini menempatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai lembaga dengan tingkat kepercayaan tertinggi, meskipun menunjukkan tren penurunan dibandingkan survei sebelumnya. Penurunan ini diduga berkaitan dengan semakin meluasnya peran TNI di luar ranah pertahanan.
TNI Pimpin Tingkat Kepercayaan Publik
Dalam survei yang melibatkan 1.220 responden dengan metode simple random sampling dan margin of error 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%, TNI meraih skor kepercayaan sebesar 93%. Angka ini mencakup responden yang menyatakan sangat percaya atau cukup percaya terhadap institusi tersebut.
“Nah, kalau dari data ini, yang paling tinggi tingkat trust-nya itu adalah TNI ya. Jadi ada total 93% ya yang sangat percaya atau cukup percaya terhadap TNI. Nah, sebenarnya agak sedikit turun ya trust terhadap TNI ini, meskipun masih di atas 90%,” ujar peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam konferensi pers daring, Minggu (8/2/2026).
Peran Meluas Diduga Jadi Penyebab Penurunan
Meskipun masih memegang predikat kepercayaan tertinggi, Burhanuddin menyoroti adanya sedikit penurunan kepercayaan terhadap TNI. Ia mengaitkan hal ini dengan indikasi keterlibatan TNI dalam program-program non-pertahanan, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.
“Mungkin perlu dievaluasi ya berkaitan dengan indikasi TNI yang perannya makin luas ya, bukan hanya di luar masalah pertahanan ya. Kan sudah ada indikasi TNI masuk ke MBG gitu ya, masuk ke apa Koperasi Merah Putih dan seterusnya ya,” kata Burhanuddin.
Ia menambahkan, semakin TNI terlibat dalam urusan sipil, potensi interaksi dengan masyarakat dan gesekan juga akan meningkat. “Semakin TNI ikut terlibat urusan non-pertahanan ya, kemungkinan berinteraksi dengan masyarakat semakin besar dan kemungkinan munculnya gesekan juga semakin meningkat ya. Meskipun lagi-lagi masih di atas 90%, tapi kita pernah survei terhadap TNI di atas 95% ya. Jadi ada sedikit penurunan dan karenanya perlu TNI melakukan koreksi ya supaya tidak terlalu masuk ke urusan sipil ya,” jelasnya.
Posisi Lembaga Lain dalam Survei
Selain TNI, survei Indikator juga memotret tingkat kepercayaan terhadap lembaga negara lainnya. Posisi kedua ditempati oleh Presiden dengan tingkat kepercayaan 91%. Kejaksaan Agung menyusul di peringkat ketiga dengan 80%.
Tingkat kepercayaan terhadap presiden sebagai lembaga dinilai seringkali lebih tinggi dibandingkan dengan evaluasi kinerja atau approval rating-nya.
Berikut adalah rincian tingkat kepercayaan terhadap lembaga versi Indikator Politik Indonesia:
| No | Lembaga | Tingkat Kepercayaan (%) |
| 1 | TNI | 93 |
| 2 | Presiden | 91 |
| 3 | Kejaksaan Agung | 80 |
| 4 | Mahkamah Konstitusi (MK) | 75 |
| 5 | Pengadilan | 74 |
| 6 | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) | 72 |
| 7 | Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) | 67 |
| 8 | Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) | 65 |
| 9 | Dewan Perwakilan Daerah (DPD) | 65 |
| 10 | Partai Politik | 61 |
| 11 | Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) | 56 |






