Berita

Sindikat TPPO Jual 4 Anak ke Pedalaman Sumatera, Asal-usul Korban Masih Misterius

Advertisement

Polisi berhasil menyelamatkan empat anak yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Keempat anak tersebut dijual oleh sindikat ke wilayah pedalaman di Sumatera. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Sipayung pada Sabtu (7/2/2026) menjelaskan bahwa asal-usul keempat korban sangat beragam.

“Macam-macam (asalnya), jadi Jakarta itu yang buat LP (laporan polisi),” ujar Arfan. Ia menambahkan bahwa para tersangka merekrut korban dari berbagai wilayah di Pulau Jawa. Dokumen identitas para korban masih dalam pendalaman oleh pihak kepolisian.

“Yang lain itu macam-macam, tapi seputaran Jawa. Si W itu ngambil dari daerah Jawa, tapi ambil ke tempat lain. Jadi asal-usulnya belum ada keterangan yang memang valid, hanya seputar Jawa gitu,” ungkap Arfan.

Anak-anak Dibawa ke Jakarta untuk Pengecekan Kesehatan

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyatakan bahwa keempat anak yang diselamatkan telah dibawa ke Jakarta. Setibanya di Jakarta, mereka segera menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim gabungan.

“Kepada anak yang sudah diselamatkan pada saat proses penyelamatan yang dilakukan oleh tim gabungan dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang dan PPA Polda Metro Jaya beserta dengan Polda setempat, kami sudah melakukan pengecekan kesehatan terhadap anak tersebut,” jelas Iman.

Advertisement

Secara fisik, kondisi keempat anak tersebut dinyatakan cukup baik oleh tim dokter. Selain itu, aspek psikologis mereka juga terus dipantau oleh tim kepolisian.

“Alhamdulillah kondisi kesehatannya secara fisik dokter menyatakan cukup sehat. Kemudian untuk kesehatan psikologis juga kami terus lakukan pemantauan. Perkembangan saat ini terhadap anak yang dalam proses perawatan Dinas Sosial Provinsi DKI ini dalam kondisi yang sudah jauh lebih baik dari kondisi sebelumnya,” ungkap Iman.

Sepuluh Tersangka Ditangkap

Pengungkapan kasus perdagangan anak ini merupakan hasil kerja sama tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat. Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan 10 orang tersangka.

“Dari upaya penyidikan yang dilakukan, penyidik telah menetapkan 10 orang tersangka,” kata Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers pada Jumat (6/2/2026). Para tersangka terdiri dari tujuh perempuan berinisial IJ, A, N, HM, W, EM, dan LM, serta tiga laki-laki berinisial EB, SU, dan RZ. Mereka terbagi dalam tiga klaster sindikat.

Advertisement