Berita

Sidang Kasus K3 Kemnaker: Noel Dicecar Hakim Saat Bertanya Definisi OTT ke Saksi

Advertisement

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) yang juga terdakwa, Immanuel Ebenezer atau Noel, terlibat adu argumen dengan hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Senin (9/2/2026). Noel dicecar hakim saat mencoba menggali definisi Operasi Tangkap Tangan (OTT) dari seorang saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 Kemnaker.

Hakim Potong Penjelasan Noel Soal OTT

Kejadian bermula ketika Noel hendak menanggapi kesaksian Nova Alisa Putri, staf administrasi PT SSI yang juga adik ipar salah satu terdakwa. Nova mengaku sempat terjaring OTT KPK terkait kasus ini pada Agustus 2025.

“Anda sadar nggak waktu dipanggil atau dijemput KPK Anda melakukan tindak pidana atau tidak?” tanya Noel kepada Nova. Nova menjawab tidak sadar.

Noel kemudian melanjutkan pertanyaannya, “Anda tahu nggak berita yang ramai itu adalah OTT?” Saksi kembali menjawab tidak tahu. Noel lantas bertanya, “Anda tahu nggak definisi OTT?” Saksi Nova mengaku tidak tahu.

Saat Noel hendak menjelaskan definisi OTT kepada saksi, hakim langsung memotongnya. “Mau nggak saya bacakan definisi OTT? Biar kejahatan OTT-OTT ini bisa dihentikan,” ujar Noel. Namun, hakim menegaskan, “Bukan kapasitas saksi, terdakwa.”

Advertisement

Noel berargumen bahwa penjelasan itu penting agar publik memahami definisi OTT yang merupakan produk undang-undang. Akan tetapi, hakim tetap pada pendiriannya, meminta Noel menyampaikan keterangannya saat pemeriksaan terdakwa nanti. “Nanti Saudara terangkan pada waktu Saudara memberikan keterangan, kan terbuka untuk umum, publik bisa melihat. Kalau saksi ini tidak tahu. Tahunya hanya itu tadi, ya. Seputar itu saja yang Saudara tanyakan,” ujar hakim.

Saksi Satir dan Hakim Kembali Memotong

Tak berhenti di situ, Noel sempat melontarkan pertanyaan satir mengenai fungsi KPK kepada saksi. “Dia lembaga hukum atau aparatur hukum, tahu nggak? Atau Hansip? Atau apa gitu loh,” ucap Noel.

Hakim kembali memotong ucapan Noel, memintanya untuk fokus pada kesaksian Nova. “Sudah, Saudara bertanya seputar keterangan saksi saja. Kalau tidak ada ya cukup,” kata hakim.

Daftar 11 Terdakwa Kasus Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Kasus ini melibatkan total 11 terdakwa, termasuk:

  • Eks Wamemaker Immanuel Ebenezer atau Noel
  • Fahrurozi, Dirjen Binwasnaker dan K3 pada Maret 2025
  • Hery Sutanto, Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021-Februari 2025
  • Subhan, Subkoordinator Keselamatan Kerja Dit Bina K3 tahun 2020-2025
  • Gerry Aditya Herwanto Putra, Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022
  • Irvian Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 tahun 2022-2025
  • Sekarsari Kartika Putri, Subkoordinator Bidang Pengembangan Kelembagaan K3 pada Ditjen Binwasnaker dan K3
  • Anitasari Kusumawati, Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja tahun 2020
  • Supriadi, Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda selaku Subkoordinator Bidang Pemberdayaan Personel K3 pada Ditjen Binwasnaker dan K3
  • Miki Mahfud, pihak PT KEM Indonesia
  • Temurila, pihak PT KEM Indonesia
Advertisement