Berita

Sejoli Tinggalkan Bayi Baru Lahir di Apartemen Bekasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Advertisement

Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di kawasan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, di mana sesosok bayi yang diduga baru dilahirkan ditemukan tergeletak sendirian di sebuah unit apartemen. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi berlumur darah dengan tali ari-ari yang masih menempel.

Penemuan Bayi di Apartemen

Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 09.44 WIB. Petugas kebersihan apartemen yang hendak membersihkan salah satu unit terkejut menemukan bayi mungil tersebut dalam keadaan sendirian di dalam kamar.

Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Dedi Herdiana membenarkan kejadian tersebut. “Benar, bayinya ditemukan di salah satu kamar apartemen,” ujar Kompol Dedi Herdiana dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026).

Ia menambahkan, “Pada saat petugas kebersihan hendak membersihkan kamar, yang bersangkutan menemukan bayi yang baru lahir sendirian di kamar.”

Tindakan Kepolisian

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Bekasi Selatan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan dari saksi-saksi.

“Kemudian anggota melakukan olah TKP ke lokasi dan meminta keterangan saksi-saksi,” jelas Kompol Dedi Herdiana.

Advertisement

Diketahui sebelumnya, unit apartemen tempat bayi ditemukan disewa oleh pasangan muda-mudi. Hingga kini, identitas lengkap kedua orang tua bayi tersebut masih dalam penyelidikan.

Perawatan dan Imbauan

Bayi yang ditemukan dalam kondisi masih hidup tersebut segera dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan perawatan medis intensif. “Bayinya dalam kondisi masih hidup,” tutur Kompol Dedi Herdiana.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) atau keadaan darurat.

“Silakan hubungi hotline 110 apabila menemukan gangguan kamtibmas atau keadaan darurat, kami siaga 24 jam penuh,” kata Kombes Budi Hermanto.

Advertisement