Mamuju – Penemuan jasad bayi yang mengenaskan di area kebun belakang sebuah pondok pesantren di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berujung pada penangkapan seorang santriwati. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi lengan terputus.
Identitas Pelaku Terungkap
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengonfirmasi bahwa pelaku pembuangan bayi tersebut adalah ibu kandung sang bayi sekaligus santriwati di pondok pesantren tersebut. “(Pelaku pembuang bayi) ibu kandungnya yang juga murid di pondok pesantren,” ujar Herman Basir kepada wartawan, Jumat (20/2/2026).
Pengungkapan identitas pelaku dilakukan setelah tim penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah santriwati dan para ustaz di lingkungan ponpes. Polisi kemudian mendatangi pelaku yang saat itu diketahui sedang dalam kondisi sakit akibat pendarahan.
Pengakuan Pelaku dan Pemeriksaan Ayah Bayi
“Setelah diperiksa, HS ini mengakui bahwa yang bayi tersebut memang anaknya,” terang Herman Basir lebih lanjut. Ia menambahkan bahwa HS saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Mamuju.
Selain itu, polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap seorang pria berinisial IT (20 tahun), yang diidentifikasi sebagai ayah dari bayi malang tersebut. “Untuk pria inisial IT sudah diperiksa dan diizinkan untuk pulang,” pungkas Herman.





